Puluhan Siswa Diklatsarmil Bakamla RI Ikuti Praktek Renang Laut
ASKARA - Sebanyak 85 siswa Diklatsarmil Bakamla RI Paramiliter Tingkat II Angkatan ke-7 menggelar latihan praktek renang laut dengan jarak 300 meter di Dermaga Kopaska Koarmada II, Surabaya, Selasa (3/11) kemarin.
Kegiatan diawali dengan peregangan tubuh guna menghindari terjadinya keram saat renang di laut.
Kapten Mar Samsul selaku pelatih renang menyampaikan beberapa poin penting yang harus diperhatikan siswa Puslatdiksarmil dalam pelaksanaan renang.
Pertama, mengenali air laut. Pasalnya, situasi di bawah air sangat gelap. Lantaran itu, saat meloncat ke air usahakan kepala tetap berada di atas dan tidak tenggelam supaya bisa melihat arah.
Kedua, banyak karang yang tajam. Saat akan finish di dermaga maksimalkan pergerakan tangan, sedangkan pergerakan kaki diminimalkan supaya tidak menyentuh karang.
Ketiga, gunakan gaya katak saat berenang karena gaya ini adalah gaya ketahanan renang jarak jauh. Keempat, gunakan pelampung, kacamata renang dan penutup kepala untuk keselamatan saat berenang dan atur jarak antar sesama siswa.
Pelaksanan praktek renang di laut ini dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu berturut-turut dari Peleton 1, Peleton Wanita, Peleton 2, Peleton 3 dan Peleton 4.
Pembimbing Siswa (Binsis) Bakamla RI Kapten Bakamla, Rahmat mengatakan, kemampuan berenang di laut merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki Paramiliter Bakamla RI. Apalagi sebagai calon pengawak Kapal Patroli Bakamla RI yang mengemban tugas dalam mengamankan perairan Indonesia.
Dikatakan, praktek renang di laut berguna pula untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan renang serta daya tahan di air khususnya menghadapi kondisi luar biasa di laut.
"Dengan diadakannya praktek renang laut bersama ini, akan dapat membina fisik dan mental, sekaligus membentuk karakter paramiliter yang militan, matra laut yang punya pola pikir yang bagus dan perjuangan tinggi menjadi penjaga laut nusantara," jelas Kapten Bakamla Rahmat di sela-sela kegiatan.

Komentar