WNI di Turki Diimbau Waspadai Gempa Susulan
ASKARA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau warga Indonesia yang berada di Turki mewaspadai adanya gempa susulan usai gempa dengan Magnitudo 7,1 di Kepulauan Dodecanese.
Pantauan BMKG dan beberapa lembaga monitoring gempa bumi dunia hingga Sabtu (31/10) pukul 19.30 WIB tercatat terjadi beberapa kali gempa susulan.
"Telah tercatat 36 kali gempa susulan, di mana dua di antaranya memiliki kekuatan Magnitudo M > 5," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono kepada media.
Berdasarkan ciri dan karakteristik gempa akibat sesar dengan magnitudo gempa utama yang cukup besar selalu diikuti dengan rentetan gempa susulan.
"Kepada masyarakat Indonesia yang berdomisili di Turki dan sekitarnya, khususnya yang berada di dekat lokasi sumber gempa yaitu Kota Izmir, Menderes, dan Menemen diimbau agar tetap waspada akan adanya potensi gempa-gempa susulan yang mungkin masih terjadi dalam beberapa minggu ke depan," jelas Rahmat.
Dia mengingatkan agar menjauhi bangunan-bangunan yang sudah miring atau retak karena dapat berpotensi runtuh akibat diguncang gempa susulan walaupun dengan kekuatan relatif kecil.
"Selanjutnya agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dan tetap mengikuti arahan dari otoritas setempat," imbau Rahmat.
Gempa tektonik mengguncang wilayah Kepulauan Dodecanese, Yunani pada Jumat 30 Oktober pukul 18.51.26 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa memiliki parameter dengan Magnitudo Mw=7,1.

Komentar