Kamis, 04 Juni 2026 | 09:29
NEWS

2107 Warga Kebumen Mengungsi dari Banjir dan Longsor

2107 Warga Kebumen Mengungsi dari Banjir dan Longsor
(BPBD Kabupaten Kebumen)

ASKARA - Banjir dan tanah longsor di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah memaksa 2107 warga untuk mengungsi. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kebumen menyampaikan, data pengungsi itu tercatat hingga Jumat (30/10) pukul 13.40 WIB.  

"Ada sebanyak 995 warga mengungsi di SD Madurejo dan 1112 warga di sekolah dasar lainnya dan rumah panggung Sidobunder," kata Kepala Pusdatinkom Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangannya, Sabtu (31/10).

Banjir yang terjadi sejak Senin (26/10) berdampak pada 13 kecamatan yakni Kecamatan Prembun, Alian, Kebumen, Karanganyar, Kemit, Puring, Sempor. Kemudian Padureso, Pejagoan, Sruweng, Karangsambung, Karanggayam, dan Rowokele.

Bencana menyebabkan kerugian materil meliputi lima unit rumah rusak berat, 10 rumah rusak sedang, 52 rumah rusak ringan, dua sarana pendididikan, 36 titik jalan, tiga unit jembatan, dan tiga unit tanggul.

"BPBD Kabupaten Kebumen terus melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Muspika, TNI/Polri dan relawan," tutur Raditya Jati. 

Selain itu, BPBD Kabupaten Kebumen bersama tim gabungan juga membantu proses evakuasi warga serta melakukan pembersihan puing material banjir dan longsoran.

"Upaya terkini yang dilakukan juga meliputi penyerahan bronjong ke Desa Madurejo, Kecamatan Karanggayam sebanyak 25 buah dan ke Desa Padureso, Kecamatan Padureso sebanyak 30 buah," jelas Raditya Jati. 

Komentar