Kamis, 04 Juni 2026 | 07:13
NEWS

Kecam Macron, Khabib: Semoga Yang Maha Kuasa Mempermalukan Mereka

Kecam Macron, Khabib: Semoga Yang Maha Kuasa Mempermalukan Mereka
Khabib Nurmagomedov mengunggah foto Presiden Macron bercap tapak sepatu. (IG/khabib_nurmagomedov)

ASKARA - Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyudutkan agama Islam di seluruh dunia mendapat kecaman dari berbagai sejumlah pihak, tidak terkecuali petarung Mixed Martial Arts (MMA) Khabib Nurmagomedov. 

Kecaman tersebut disampaikan Khabib melalui media sosial dalam Bahasa Rusia. Dia mengatakan bahwa Macron dan pemerintahannya telah menyakiti perasaan seluruh umat Islam. Mengingat Nabi Muhammad SAW adalah panutan terbaik bagi setiap manusia. 

"Kami adalah Muslim, kami mencintai Nabi Muhammad kami (damai dan berkah Allah besertanya) lebih dari ibu kami, ayah, anak-anak, istri dan semua orang lain yang dekat dengan hati kami," tulis Khabib di Instagram, Jumat (30/10).

Petarung asal Rusia itu menyebut pernyataan yang dikeluarkan oleh Macron akan membuat dirinya malu dan mendapat ganjaran setimpal. 

"Semoga Yang Maha Kuasa mempermalukan mereka di kehidupan ini dan di kehidupan selanjutnya. Percayalah, provokasi ini akan mempermalukan mereka," katanya.  

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Khabib juga menyatakan bahwa dirinya telah meneladani sikap dan perbuatan Rasululllah SAW.

"Sepanjang hidup saya, saya telah mempelajari saudara bagaimana cara bertarung dan hidup. Nabi Muhammad, damai dan berkah Allah besertanya, berkata Jiwa itu seperti prajurit," tutur Khabib. 

"Jika mereka menemukan sesuatu yang sama, mereka bersatu, dan jika mereka tidak menemukan kesamaan, mereka menyimpang," tambah Khabib mengutip hadist Al-Bukhari 3336, Muslim 2638.

Presiden Macron dan pemerintahannya dinilai menghina umat muslim dan membiarkan penerbitan ulang karikatur Nabi Muhammad SAW oleh majalah Charlie Hebdo. Sebelumnya, Macron pun mengatakan bahwa saat ini Islam dalam keadaan krisis.

Komentar