Jumat, 24 Juli 2026 | 10:39
NEWS

Revitalisasi Destinasi Wisata Geliatkan Kualitas Pariwisata Bali

Revitalisasi Destinasi Wisata Geliatkan Kualitas Pariwisata Bali
Ilustrasi. (Antara)

ASKARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berupaya menyempurnakan fasilitas destinasi wisata di Bali. Untuk meningkatkan kualitas sektor pariwisata melalui program Revitalisasi Destinasi Wisata.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Hari Sungkari, masih terdapat beberapa destinasi wisata di Bali yang amenitasnya belum memadai. 

Maka fokus utama dari revitalisasi ialah pada perbaikan amenitas wisata berupa perbaikan toilet dan penambahan fasilitas lain dengan penerapan protokol kesehatan. 

"Karena salah satu ukuran suatu destinasi wisata itu bersih, indah dan nyaman bisa dilihat dari toilet yang menunjang," kata Hari kepada media, Jumat (30/10).

Dia berharap, melalui revitalisasi dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta daya saing destinasi pariwisata di Indonesia. Sehingga wisatawan dapat merasa lebih aman dan nyaman. 

Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf Wawan Gunawan menambahkan, program Revitalisasi Destinasi Wisata Bali akan dilakukan mulai awal November 2020 yaitu di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Bangli, dan Kabupaten Jembrana.

"Dukungan Revitalisasi Destinasi Wisata Bali akan disesuaikan dengan prioritas dan kebutuhan di masing-masing destinasi wisata yang memang sudah menjadi tujuan wisata dan banyak pengunjungnya," jelasnya.

Selain program revitalisasi, Wawan juga menjelaskan terkait kegiatan lanjutan reaktivasi akomodasi tenaga kesehatan di destinasi wisata Bali.

"Kemenparekraf telah menyiapkan sebanyak 500 kamar di empat hotel yang ada di Bali. Ini dilakukan sebagai bentuk upaya pemulihan ekonomi nasional untuk membantu industri perhotelan di masa pandemi Covid-19," ujarnya.

Komentar