Selasa, 09 Juni 2026 | 19:21
NEWS

Momen Haru, Peserta Aksi Berikan Bendera Merah Putih untuk Prajurit TNI

Momen Haru, Peserta Aksi Berikan Bendera Merah Putih untuk Prajurit TNI
(Net/Dhika Alam Noor)

ASKARA - Di tengah riuhnya unjuk rasa penolakan Undang Undang Cipta Kerja di depan Gedung DPR RI terdapat satu momentum mengharukan.

Salah satu peserta aksi bernama Eva menerobos arus lalu lintas Tol Dalam Kota untuk memberikan selembar Bendera Merah Putih kepada personel TNI yang berjaga. 

Eva semula bergabung dengan massa yang berada di seberang Gedung DPR. Tiba-tiba, perempuan itu langsung berlari ke arah jalan tol.  

Meski aksinya sempat diperingati oleh petugas keamanan namun Eva terus berlari dan mengambil bendera. Kemudian dia menghampiri prajurit TNI yang berada di pelataran Restoran Pulau Dua, sebelah Komplek Parlemen.

"Saya mau kasih ini (bendera). Abang saya kerja buruh diberhentikan sekarang pak. Bapak, saya nggak anarkis, saya nggak akan bakar-bakar, saya jalan kaki dari pagi," kata Eva sambil menitikkan air mata, Kamis (8/10).

Bendera Merah Putih itu diterima oleh personel TNI yang tengah berjaga. Sambil menahan tangis, Eva mengatakan bahwa aksinya tersebut untuk mewakili buruh dari Komplek Pergudangan Bandara Mas, Tangerang.

"Saya sudah hancur kepalanya sama polisi, saya nggak bisa berbuat apa-apa, aspirasi saya seperti ini ya mas, ya terima kasih," ucap Eva.

Pengesahan UU Cipta Kerja dinilai akan semakin membuat buruh dan kalangan pekerja sengsara. Aksi penolakan dari berbagai elemen masyarakat disuarakan di sejumlah wilayah Indonesia.

Komentar