Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44
NEWS

Polisi Amankan 10 Orang Buntut Rusuh di DPRD Jabar

Polisi Amankan 10 Orang Buntut Rusuh di DPRD Jabar
Unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Jabar. (Antara)

ASKARA - Polrestabes Bandung mengamankan 10 orang yang diduga turut melakukan kerusuhan saat unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa malam (6/10).

Kepala Polrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan bahwa polisi langsung memeriksa mereka. Kesepuluh orang itu sudah digiring ke Kantor Satreskrim Polrestabes Bandung.

Menurut Kombes Ulung, kerusuhan dipicu oleh oknum di tengah aksi massa yang melakukan pelemparan batu, botol serta benda lainnya ketika aparat Polrestabes Bandung serta Brimob Polda Jabar menghalau masa untuk masuk ke gedung DPRD. Setelah itu, aparat yang berjaga langsung melakukan tindakan dengan menembakkan gas air mata ke arah massa.

Massa aksi juga telah melebihi batas waktu yang ditentukan saat menyampaikan aspirasinya.
 
"Kami kawal masyarakat yang demo selama itu tidak anarkis. Kalau anarkis, dilakukan tindakan tegas dan terukur," kata Kombes Ulung.
 
Dia juga tidak menyebutkan secara rinci identitas kelompok massa yang menyebabkan kerusuhan itu.
 
"Bukan massa buruh, bukan massa mahasiswa, sekarang masih kami dalami," kata Kombes Ulung.

Unjuk rasa dimulai sekitar pukul 13.30 WIB. Massa dari berbagai elemen mahasiswa melakukan aksi menolak pengesahan UU Cipta Kerja.

Massa juga sempat melakukan long march mengelilingi Kota Bandung, di antaranya Jalan Layang Pasupati, Jalan Wastukancana, dan Jalan Ir. H. Djuanda. Namun, pada pukul 18.05 WIB, situasi mulai memanas hingga berujung rusuh. Akhirnya, aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa untuk membubarkan. (antara)

Komentar