Kata Kang Emil Soal Tudingan Tes Palsu Vaksin Covid-19
ASKARA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjalani tes ke empat uji klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Kota Bandung pada Rabu (30/9).
Namun dia dituding telah berpura-pura saat mengikuti tes vaksin. Tudingan itu datang dari seorang pengguna media sosial yang menyebut sang gubernur tidak benar-benar disuntik alias palsu.
Kang Emil pun meluruskan tudingan itu dengan menjelaskan bahwa dalam pengambilan sampel darah menggunakan teknologi baru.
"Alat ini namanya Vacutainer mas @teluuur. Ada dua jarum: satu ke vena satu ke tabungnya. Teknologi baru dalam pengambilan darah. Beda dengan jarum suntik jadul yang biasa dipakai," tulis Kang Emil menerangkan melalui akun Instagram @ridwankamil, Jumat (2/10).
Kang Emil mengingatkan warganet yang menudingnya tidak asal berkomentar tanpa dasar pengetahuan. Sehingga bisa menyebabkan kegaduhan di tengah masyarakat.
"Jika gak ngerti tanya pada ahlinya, bukan menuding pura-pura disuntik dan pembohongan publik," katanya.
Menurut Kang Emil, sesuatu yang muncul tanpa mengetahui latar belakang hal tersebut dapat dengan mudah mengundang reaksi netizen. Tapi itu semua tidak bermanfaat jika hanya tudingan semata. Kendati demikian, dia tetap memaafkan si penuding.
"Posting dari yang tidak berilmu dikeproki oleh followernya yang sama-sama tidak pakai ilmu. Kasian. Pikarunyaeun. Dimaafkan," tulis Kang Emil.
Sebelumnya, Kang Emil mengunggah foto yang memperlihatkan dirinya sedang disuntik oleh petugas medis selaku relawan vaksin Covid-19.
"Siang di jadwal V3 tadi, sebagai relawan tes vaksin, saya diambil darah untuk dilihat apakah terjadi reaksi yang diharapkan yaitu munculnya antibodi yang imun terhadap virus Covid-19," tulis Kang Emil.
Untuk pengambilan darah kedua akan dilakukan di bulan Desember 2020. Baru pada akhirnya nanti dapat disimpulkan apakah vaksin ini layak diproduksi atau tidak.
Kang Emil meminta doa kepada masyarakat agar proses tes uji coba vaksin ini berjalan lancar.
"Doakan sukses ya. Mari disiplin sambil menunggu vaksin. Hanya itu yang bisa dilakukan orang sehat dalam melawan Covid-19," katanya.
Namun, seorang warganet tidak percaya foto yang diunggah itu. Karena dalam salah satu gambar memperlihatkan jarum suntik tidak menusuk lengan Kang Emil.
"Padahal tutup jarum suntiknya belum dibuka sebagai perbandingan silahkan cek story," komentar warganet tersebut.

Komentar