137 Kepala Keluarga Jadi Korban Puting Beliung di Pandeglang
ASKARA - Puluhan rumah mengalami rusak berat dan ringan di dua kecamatan di Kabupaten Pandeglang akibat hujan lebat yang disertai angin puting beliung pada Kamis (1/10).
"Jumlah keseluruhan rumah warga yang rusak 137 unit. Di antaranya sebanyak 11 rumah rusak berat dan 11 rusak sedang, 115 rusak ringan," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana di Serang, Jumat (2/10).
Selain bangunan rumah, ada juga beberapa fasilitas umum dan tempat ibadah yang rusak ringan.
Angin puting beliung dan angin kencang terjadi di Kecamatan Sindangresmi. Hujan besar dan petir serta angin puting beliung melanda Kampung Leuwi Hoe, Desa Pasir Loa Kecamatan Sindangresmi dan di Kecamatan Angsana.
"Sebanyak 137 kepala keluarga yang jadi korban. Ada sebagian yang mengungsi ke kantor desa dan tempat saudaranya," kata Nana.
Nana mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya satu orang mengalami luka-luka karena tertimpa material kayu.
"Kami bersama BPBD Pandeglang sudah menurunkan para relawan termasuk TNI, Polri dan instansi terkait untuk membantu warga, termasuk menyalurkan bantuan bagi warga," jelasnya.
Nana meminta warga tetap waspada dan mengantisipasi bencana seperti banjir, longsor termasuk angin puting beliung sehubungan telah datangnya musim hujan di wilayah Banten. (antara)

Komentar