Kamis, 04 Juni 2026 | 11:58
NEWS

Terbang ke Bali, Polisi Temui Korban Pelecehan dan Pemerasan di Bandara Soetta

Terbang ke Bali, Polisi Temui Korban Pelecehan dan Pemerasan di Bandara Soetta
Bandara Soekarno Hatta (Istimewa)

ASKARA - Penyidik dari Polda Metro Jaya terbang langsung ke Bali guna bertemu dengan korban pelecehan dan pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta pada, Minggu (13)9) lalu untuk meminta klarifikasi dan membuat laporan polisi (LP).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, pertemuan dilakukan di Bandara Ngurah Rai, Bali, Senin pagi (21/9). 

Korban adalah seorang wanita berinisal LHI yang mengaku menjadi korban pelecehan dan pemerasan saat melakukan rapid test di Bandara Soekarno-Hatta. Perbuatan itu dilakukan seorang pria inisial EFY yang mengaku sebagai dokter bandara terhadap LHI.

"Hari ini penyidik sudah berangkat sudah janjian dengan si pengadu. Untuk bisa ketemu di Bali pagi ini. Tim dari Polres Metro Bandara Soetta sudah ada di Bandara Ngurah Rai, Bali. Untuk melakukan klarifikasi dan membuat laporan polisi (LP)," ungkap Yusri kepada awak media di kantornya, Senin (21/9). 

Selain pemeriksaan korban, Polres Metro Bandara Soetta juga sudah bekerja sama dengan Air Operation Control Center (AOCC) untuk meminta CCTV yang merekam saat kejadian. 

Selain itu, juga telah dilakukan koordinasi dengan petugas pelaksanaan tempat kegiatan rapid test (PT Kimia Farma). 

"Kemarin PT Kimia Farma sudah bertanggung jawab untuk melakukan klarifikasi," sambungnya. 

Mantan Kapolres Tanjungpinang itu menambahkan penyidik juga akan memeriksa apakah pelaku benar berprofesi sebagai dokter atau tidak.

Sebelumnya, korban LHI yang mengaku menjadi korban pelecehan dan pemerasan menceritakan peristiwa yang dialaminya di Twitter sehingga menjadi viral dan ramai diperbincangkan. Dia mengunggahnya di akun @listongs di Twitter. (jpnn)

Komentar