Rabu, 17 Juni 2026 | 22:33
COMMUNITY

Belasan Peti Mati Berusia 2500 Tahun Ditemukan Masih Utuh

Belasan Peti Mati Berusia 2500 Tahun Ditemukan Masih Utuh
(Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir)

ASKARA - Di sebuah situs purbakala di Gurun Necropolis, Saqqara, Mesir baru-baru ini ditemukan 13 peti mati kuno yang diperkirakan berusia sekitar 2500 tahun.

Yang menakjubkan dari penemuan ini adalah peti-peti mati ini ditemukan dalam kondisi utuh selama ribuan tahun dan masih tersegel sempurna, ratusan tahun setelah punahnya peradaban Mesir kuno. 

Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir melansir, peti-peti mati kuno tersebut ditemukan dalam sebuah lubang pemakaman sedalam 11 meter di bawah tanah dalam posisi saling bertumpuk satu sama lain. Ditemukan dalam kondisi yang masih utuh dan baik, bahkan warna cat pada kayu peti masih terlihat. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa peti-peti mati tersebut telah tersegel semenjak dikuburkan. Di dalam lubang makam tersebut ditemukan pula tiga buah dinding relung makam yang masih tersegel. 

Menteri Khaled Al-anani mengatakan bahwa kemungkinan ada lebih banyak lagi peti mati di dalam lubang tersebut yang belum ditemukan.

Saqqara diyakini adalah komplek pemakaman besar (Nekropolis) dari Memphis, pusat peradaban Mesir kuno. Situs ini berlokasi sekitar 30 kilometer di selatan Kota Kairo. Selama 3000 tahun, Saqqara merupakan lokasi kuburan bagi warga Mesir kuno sehingga situs tersebut menarik perhatian besar para ahli arkeologi. Di lokasi tersebut juga terdapat Piramida Tangga (Step Pyramid) Raja Djoser yang terkenal.

Kaum bangsawan dan pejabat tinggi yang dimakamkan di Saqqara biasanya dikuburkan bersama-sama dengan barang mewah perlengkapan pemakaman mereka. Biasanya pada makam juga ditemukan cartouche, sebuah liontin berbentuk oval dari emas yang berisikan hieroglif lambang dari gelar kebangsawanan seseorang. Selain itu dikuburkan pula bersama mereka hewan-hewan yang telah diawetkan. 

Selama ribuan tahun makam kaum bangsawan selalu menjadi incaran para pencuri makam. Para pencuri mengincar barang-barang mewah yang ikut dikuburkan bersama mereka. Dan ketika para arkeolog menemukan relung dinding makam yang belum pernah tersentuh manusia selama ribuan tahun, mereka optimis akan bisa menemukan barang-barang peninggalan makam berharga di situs tersebut.

Karena peti-peti mati tersebut terbuat dari kayu dan dikuburkan di lokasi yang kering kemungkinan terkontaminasi cairan limbah yang berasal dari dalam tanah sangatlah kecil.

Barang-barang peninggalan yang ditemukan di makam bukan hanya dapat memberi petunjuk pada siapa yang ada di dalam peti mati tersebut, dan seberapa penting mereka ketika hidup. Penemuan ini dapat memperluas pemahaman pada budaya pemakaman bangsa Mesir kuno.

Nama dan identitas dari orang-orang yang dimakamkan di situs tersebut belum ditemukan hingga saat ini. Tetapi, proses penggalian situs makam terus berlanjut, dan informasi tersebut diharapkan akan ditemukan dalam waktu dekat bersamaan dengan jumlah keseluruhan peti mati yang dikuburkan di komplek pemakaman tersebut.

Sementara itu, Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir tengah bersiap untuk mengeluarkan satu rangkaian video promosi dari penggalian situs ini. Sebuah video promosi bertema petualangan purbakala Mesir dengan latar belakang musik Film Indiana Jones.

Mesir saat ini telah membuka kembali pintu pariwisata budaya mereka di museum-museum dan situs-situs arkeologi sejak tanggal 1 September. Dan diharapkan akan ada kabar baru tentang program pariwisata lainnya dari kementerian pariwisata dalam beberapa hari atau beberapa minggu ke depan karena pemerintah Mesir kini sedang bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan dunia pariwisata purbakala Mesir. (ikons) 

Komentar