Kamis, 04 Juni 2026 | 10:40
NEWS

Bantah Terapkan Lockdown, Ini Keterangan Kementan

Bantah Terapkan Lockdown, Ini Keterangan Kementan
Gedung Kementan (Dok Kementan)

ASKARA - Kementerian Pertanian menjelaskan tidak ada lockdown atau penutupan kantornya seperti dalam pemberitaan media. Penutupan sementara gedung C memberikan waktu untuk Satgas Covid-19 melakukan disenfeksi ke semua ruangan. 

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan, ketika dilakukan disenfeksi, semua pegawai tetap bekerja dari rumah. Proses desinfeksi diperkirakan berlangsung beberapa hari. 

"Kita perlu waktu untuk tindakan pencegahan dan antisipasi penularan lanjutan. Yang terdeteksi pun saat ini sudah ditangani dan isolasi mandiri," kata Kuntoro, Selasa (25/8).  

Kementan sendiri telah membentuk Satgas Covid-19 yang melibatkan dokter dan tenaga medis. Satgas tersebut bertugas untuk melakukan tracing dan isolasi, agar penyebaran virus tidak meluas.

"Kami mengapresiasi gerak cepat tim satgas. Sehingga pegawai yang berpotensi terpapar virus Covid-19 bisa cepat terdeteksi," ucap Kuntoro. 

Prosedur tetap di lingkungan Kementan untuk melakukan rapid test secara berkala bagi pegawai yang masih bertugas di kantor maupun lapangan. Jika ditemukan hasil reaktif, maka satgas akan melakukan uji swab lanjutan.  

Langkah tim Satgas Covid-19 Kementan untuk mentracing dan memperketat deteksi memang perlu dilakukan karena sebagian besar pegawai Kementan masih aktif turun ke lapangan.

"Kami tetap ke lapangan, melayani petani, peternak, dan masyarakat yang butuh dukungan Kementan meski saat ini masih pandemi. Yang pasti setiap ke lapangan kami dites secara rutin," imbuhnya.

Sebelumnya, dikabarkan sejumlah pegawai di lingkup Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan hasil uji swab yang telah dilakukan.

Kementan pun melakukan karantina wilayah atau lockdown di Gedung C Lantai 6-9 selama tiga hari pada 24--26 Agustus 2019 untuk dilakukan disinfeksi di seluruh ruangan.

"Gedung C Lantai 6--9 dilakukan 'lockdown' untuk dilakukan desinfeksi pada seluruh ruangan dan mobil jemputan Ditjen PKH serta seluruh pegawai untuk dilakukan swab guna diuji PCR," tulis Plt. Sesditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Makmun dalam surat edaran.

Dalam surat edaran tersebut, tercatat 17 orang pegawai Ditjen PKH terkonfirmasi positif Covid-19, berdasarkan hasil uji swab (PCR) yang tersebar pada semua lantai.

Komentar