Rabu, 17 Juni 2026 | 17:07
NEWS

Setelah Pelaksanaan Haji, Jemaah Dikarantina 14 Hari

Setelah Pelaksanaan Haji, Jemaah Dikarantina 14 Hari
Tawaf Wada. (Twitter/ReasahAlharmain)

ASKARA - Jemaah haji yang melaksanakan ibadah haji tahun ini harus terus mengenakan label elektronik sehingga pihak berwenang dapat melacak karantina 14 hari begitu mereka kembali ke kediaman masing-masing.

Gelang dirancang untuk memantau kepatuhan jemaah terhadap karantina, serta memantau dan mencatat status kesehatan mereka melalui aplikasi Tatamman.

Jemaah diharuskan untuk karantina sebelum memulai haji dan mengenakan gelang untuk memastikan mereka mematuhi aturan isolasi diri sebagai bagian dari langkah-langkah ketat untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Ibadah haji selesai ketika para jemaah selesai melakukan Tawaf Wada atau Tanda Perpisahan dengan Tanah Suci sekaligus menandai akhir musim haji 2020.

Jemaah melakukan tawaf di Masjidil Haram melalui pintu yang telah ditentukan dan diminta untuk mengikuti jalur yang ditandai untuk menjaga jarak yang aman satu sama lain.

Kementerian Haji Arab Saudi mengonfirmasi bahwa tidak ada laporan infeksi virus corona di antara para jemaah di tempat-tempat suci haji pada hari ke lima prosesi haji.

Keamanan Publik Saudi mengonfirmasi bahwa tidak ada yang bisa memasuki Tanah Suci tanpa izin, mencatat bahwa lebih dari 2000 pelanggar yang berusaha menyusup ke daerah-daerah ini ditangkap dan tindakan hukum diambil.

Pangeran Abdul Aziz bin Saud bin Naif, menteri dalam negeri dan ketua Komite Tertinggi Haji mengadakan pertemuan virtual dengan para pemimpin sektor keamanan pada Minggu (2/8). Dia menyampaikan salam Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman kepada para petugas keamanan dan para pemimpin sektor keamanan yang berpartisipasi dalam misi haji tahun ini, pada kesempatan di Hari Idul Adha.

Arab Saudi terus mengalami penurunan kasus Covid-19. Infeksi yang tercatat tetap di bawah tanda 2000 untuk hari ke-10 berturut-turut. Kerajaan melaporkan 1258 kasus baru Covid-19 pada Senin (3/8), meningkatkan jumlah orang yang terinfeksi menjadi 280.093 sejauh ini.

Saat ini ada 35.091 kasus aktif dan enam pasien dirawat di unit perawatan kritis, meningkatkan jumlahnya menjadi 2017. Ada 32 kematian baru, meningkatkan jumlahnya menjadi 2949.

Selain itu, ada 1972 pemulihan baru yang tercatat, meningkatkan jumlah total menjadi 242.053.

Lebih dari 41.361 tes reaksi rantai polimerase (PCR) telah dilakukan oleh kerajaan dalam 24 jam terakhir. Jumlah tes PCR yang dilakukan hingga saat ini di Saudi melebihi 3,47 juta. (hidayatullah)

Komentar