Fakta Tentang Fenomena Embun Es yang Selimuti Dataran Tinggi Dieng
ASKARA - Dataran Tinggi Dieng kembali diselimti embun es atau biasa dikenal dengan Embun Upas, Sabtu (25/6) kemarin.
Tak pelak, hal itu menarik perhatian wisatawan yang ingin berburu pemandangan langka yang disuguhkan dataran tinggi di Indonesia itu.
Namun, tahukan Anda ada beberapa fakta menarik tentang embun yang sedang viral ini, simak ulasannya:
Mengancam Petani
Fenomena embun ini ternyata mengancam petani yang berlokasi di Dieng. Embun es yang cukup tebal menyelimuti hampir seluruh kawasan Dieng termasuk lahan pertanian kentang milik warga. Hal tersebut tentu saja berpotensi mematikan tanaman.
Fenomena Frost
Pembekuan pada embun ini ternyata merupakan sebuah fenomena yang dikenal dengan sebutan Frost. Hal tersebut disebabkan karena kondisi topologi lokal Dieng. Molekul udara yang berada di daerah pegunungan lebih renggang sehingga sangat cepat mengalami pendinginan.
Hal tersebut menyebabkan uap air yang berada di udara mengalami kondensasi pada malam hari kemudian mengembun untuk menempel pada dedaunan, rumput maupun tanah.
Masyarakat Dieng kerap menyebut fenomena ini dengan nama Bun Upas. Banyak wisatawan yang memanfaatkan fenomena ini untuk mengabadikan momen karena memang kejadian tersebut sangat langka di Indonesia.
Suhu Fantastis
Indonesia terkenal akan wilayah tropisnya, namun ternyata ada tempat di Tanah Air yang memiliki suhu yang rendah. Salah satunya adalah Dieng.
Fenomena yang biasanya hanya muncul di bulan Agustus tersebut kini telah terjadi beberapa kali tahun ini dengan suhu mulai dari 1 hingga 2 derajat celcius.
Namun, pada Senin, 24 Juli 2020 lalu, suhu Dieng mencapai minus 9 derajat celcius dan merupakan penurunan suhu paling drastis yang pernah terjadi.
Terjadi saat Musim Kemarau
Fenomena ini terjadi ketika Jawa Tengah mulai memasuki musim kemarau dengan kondisi langit relatif tidak tertutup awan. Hal ini membuat banyak wisatawan berbondong-bondong datang untuk melihat dan mengabadikan langsung momen langka ini. Namun, pastikan Anda membawa ekstra jaket dan berbagai kelengkapan yang menghangatkan seperti kaos kaki hingga sepatu. (travelingyuk)

Komentar