Tekan Penularan Corona, Doni Munardo: Belajar dari Sejarah Wabah Flu Spanyol
ASKARA - Penularan virus corona belum menunjukkan angka penurunan hingga saat ini. Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Senin (27/7) kemarin mencatat, jumlah konfirmasi positif mencapai 100 ribu kasus.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menyampaikan, Presiden Joko Widodo telah menugaskan untuk melakukan upaya sosialisasi dan komunikasi yang lebih efektif.
Hal itu bertujuan menghentikan laju penularan, khususnya diprioritaskan di delapan provinsi. Menurutnya, langkah tersebut dapat terwujud melalui kolaborasi pentaheliks berbasis komunitas.
"Perlunya perubahan perilaku dengan sosialisasi dan komunikasi yang lebih efektif," kata Doni Monardo dalam keterangannya, Selasa (28/7).
Satgas akan meningkatkan kolaborasi pentaheliks berbasis komunitas dengan menitikberatkan kepada peran tokoh-tokoh di daerah. "Termasuk tokoh agama, tokoh, masyarakat, termasuk melibatkan juga antropolog, sosiolog dan psikolog,” tutur Doni.
Doni mengajak untuk melihat sejarah wabah flu Spanyol yang terjadi pada periode Maret 1918-September 1919. Saat itu, berdasarkan catatan sejarah wabah flu di Pulau Jawa menjangkiti sekitar 4 juta penduduk.
"Ini peristiwa yang harus kita petik pelajaran dari kasus tersebut, dimana pemerintah Hindia Belanda melakukan terobosan mengubah perilaku masyarakat melalui pendekatan budaya, yaitu melalui sosialisasi dengan wayang," terangnya.
Satgas Penanganan Covid-19 sedang menyusun strategi sosialisasi dan komunikasi yang lebih efektif yang arahnya sampai ke tingkat desa. Ini diharapkan kepatuhan masyrakat akan menjadi lebih baik.
Di samping itu, tema-tema sosialisasi yang dipilih mudah dipahami masyarakat. Doni mencontohkan tema jaga jarak atau hindari kerumunan.
"Untuk ini, pihaknya berharap media massa turut ikut berpartisipasi dalam perubahan perilaku masyarakat," tambah Doni.

Komentar