Minggu, 07 Juni 2026 | 12:56
NEWS

Kesiapan Lokasi Wisata di Yogyakarta Masih Diuji Coba dan Disimulasikan

Kesiapan Lokasi Wisata di Yogyakarta Masih Diuji Coba dan Disimulasikan
Tugu Yogyakarta (Dolandolen.com)

ASKARA - Industri pariwisata mengalami penurunan pengunjung secara drastis akibat pandemi Covid-19, tak terkecuali daerah tujuan wisata budaya dan sejarah seperti Yogyakarta.

Memasuki periode ke tiga masa tanggap darurat, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta secara bertahap melakukan upaya untuk mendorong pariwisata di daerahnya kembali tumbuh demi menekan dampak ekonomi berkepanjangan. 

Ketua Satuan Tugas Daerah Istimewa Yogyakarta, Biwara Yuswantana menegaskan, pihaknya tidak lantas terburu-buru membuka pariwisata tanpa kalkulasi dan persiapan yang matang.

Pemerintah DI Yogyakarta saat ini masih dalam tahap uji coba dan melakukan berbagai simulasi guna memastikan kesiapan lokasi-lokasi wisata termasuk hotel, rumah makan dan tempat perbelanjaan. 

Tim verifikasi dan bidang penegakan hukum ditugaskan menilai, sejauh mana kesiapan perangkat-perangkat pendukung khususnya dalam hal penerapan protokol kesehatan.

"Ada tim verifikasi, dan ada bidang penegakan hukum, itu melakukan verifikasi ke hotel-hotel, ke obyek-obyek menilai, mengevaluasi, sejauh mana kesiapan perangkat-perangkat yang diperlukan penerapan protokol kesehatan," kata Biwara, saat berdialog di Media Center, Graha BNPB, Jakarta, Minggu kemarin(26/7).

Edukasi dan sosialisasi pada masyarakat khususnya pelaku usaha di sektor pariwisata gencar dilakukan. Dengan memanfaatkan media luar ruang, media televisi dan media sosial. 

Pemerintah daerah berupaya agar masyarakat sudah dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru saat nanti industri pariwisata mulai beroperasi kembali.

Pemerintah DI Yogyakarta juga tengah mengembangkan aplikasi Jogja Pass. Aplikasi ini dapat memantau dan mendata wisatawan yang masuk ke lokasi wisata.

"Kalau sudah misalnya 50 persen (kapasitasnya), nanti akan ditutup gitu. Karena sudah terdata secara sistematis," tandas Biwara. 

 

Komentar