Kamis, 04 Juni 2026 | 09:45
NEWS

Kabupaten Gresik Catat Kesembuhan Pasien Covid-19 Terbanyak

Kabupaten Gresik Catat Kesembuhan Pasien Covid-19 Terbanyak
Ilustrasi. (CNBC)

ASKARA - Kabupaten Gresik Jawa Timur mencatatkan kesembuhan pasien terbanyak selama pandemi Covid-19 berlangsung di wilayah itu dengan mencapai 82 orang dalam sehari. 

Sehingga total kini sudah sebanyak 676 orang yang sembuh dari wabah corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali mengaku bersyukur karena dalam beberapa pekan terakhir angka kesembuhan lebih tinggi dibanding pasien terkonfirmasi positif.

Dia mencatat, pasien positif terkini sebanyak 33 orang yang berasal dari 12 kecamatan yakni Kecamatan Bungah, Cerme, Duduk Sampeyan, Driyorejo, Gresik, Kebomas, Manyar, Menganti, Panceng, Sidayu, Ujung Pangkah, dan Wringinanom.

Sedangkan 82 pasien sembuh hari ini total berasal dari tujuh kecamatan yaitu Balongpanggang, Benjeng, Driyorejo, Gresik, Kebomas, Manyar, dan Menganti.

"Untuk hari ini juga tercatat satu pasien meninggal dunia yakni dari Desa Betoyo Guci, Kecamatan Manyar," kata Dokter Saifudin, Jumat (24/7).

Sementara, akumulasi total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Gresik mencapai 1594 orang. Rinciannya yang masih dirawat 780 orang, sembuh 676 orang dan total meninggal dunia 138 orang.

Sebelumnya, jajaran Muspika Gresik menggelar aksi simpatik dengan membagikan masker dan sembako bagi masyarakat yang lewat di depan Koramil Gresik.

Komandan Resort Militer Gresik Kapten Inf Mashudi mengatakan, sosialisasi jaga jarak dan pemakaian masker dilakukan untuk menekan angka positif yang masih tinggi di Gresik.

"Warga yang melintas di depan Koramil Gresik dan tetangga yang tidak memakai masker kami beri masker dan sembako secara gratis. Tentunya setelah diberi tahu manfaat penggunaan masker dan sekaligus cara memotong rantai penyebaran Covid-19," paparnya.

Camat Gresik Purnomo menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan dengan berkeliling kampung menggunakan mobil dengan pengeras suara.

"Kami akan selalu mengingatkan bahaya Covid-19 dan cara mengatasi dengan memutus mata rantai seperti cuci tangan dengan sabun, penggunaan masker, dan jaga jarak," ujarnya. (antara) 

Komentar