Senin, 08 Juni 2026 | 18:00
LIFESTYLE

Pendekatan Gaya Hidup dalam Edukasi Kebiasaan Baru

Pendekatan Gaya Hidup dalam Edukasi Kebiasaan Baru
(BNPB)

ASKARA - Sosialisasi adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19 tidak melulu dengan instrumen ancaman dan sanksi. 

Melainkan harus ada pendekatan berbasis gaya hidup, sehingga tumbuh kesadaran masyarakat. 

Sosiolog Universitas Airlangga Profesor Doktor Bagong Suyanto mengatakan, pemerintah menginginkan kebiasaan baru itu dilakukan bukan karena paksaan namun kesadaran yang tumbuh dari masyarakat. 

"Rasa tanggung jawab di masyarakat sendiri. Jadi harus ada kombinasi antara aturan hukum yang berlaku dengan pendekatan yang berbasis life style," katanya dalam keterangan virtual, Jumat (24/7).

Upaya tersebut kini sudah dilakukan pemerintah mengombinasikan aturan-aturan hukum dengan pendekatan gaya hidup dalam menyosialisasikan protokol kesehatan sebagai adaptasi kebiasaan baru.

Seperti ketika Presiden Joko Widodo mengundang sejumlah selebriti, pemengaruh, dan pekerja seni lainnya ke Istana untuk meminta mereka ikut mengedukasi masyarakat. 

"Jadi, yang kita pahami mungkin mereka (selebriti) mencoba kembangkan gaya hidup baru dan budaya baru, cara hidup baru. Bukan dengan ancaman sanksi," ujar Prof. Bagong. 

Maka pendekatan gaya hidup yang diambil harus disesuaikan dengan kelompok atau komunitas masyarakat. Perlu penggunaan idiom-idiom berbeda antara kelompok satu dengan lainnya.

"Masing-masing komunitas memang perlu pendekatan yang berbeda-beda. Ada pimpinan atau ulama mengatakan A mereka akan ikut nurut," terang Prof. Bagong.  

Untuk membangun kebiasaan baru tentu perlu waktu. Namun, dengan pendekatan yang tepat pasti akan lebih cepat terlaksana.

"Orang bisa berubah hanya dalam beberapa jam. Orang yang baru menonton Film Rambo selama dua jam jadi ingin berkelahi. Anak muda yang menonton Film Ada Apa dengan Cinta jadi ikut-ikutan membaca buku filsafat seperti karakter Rangga. Kalau pendekatannya tepat dampaknya akan lebih cepat," Prof. Bagong memaparkan.

Komentar