Selasa, 09 Juni 2026 | 00:20
NEWS

Helikopter Disiagakan Tangani Banjir Luwu Utara

Helikopter Disiagakan Tangani Banjir Luwu Utara
(Dok. BNPB)

ASKARA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyiagakan satu helikopter untuk membantu penanganan banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara.

Ketua BNPB Doni Monardo menuturkan, helikopter berjenis Dolphin itu dapat digunakan untuk keperluan distribusi logistik peralatan dan evakuasi warga terdampak. 

"BNPB akan memberikan pinjaman helikopter satu unit untuk digunakan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dan kepentingan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka evakuasi dan kepentingan logistik," ujarnya dalam keterangan, Sabtu (18/7).

Mengingat banjir bandang pada Senin (13/7) melumpuhkan dari dan ke Luwu Utara melalui darat, khususnya Jalan Nasional Palopo-Massamba karena tertimbun lumpur dengan ketebalan hingga 2 meter.

Selain itu, Bandara Andi Djemma sebagai pintu masuk Luwu Utara dari udara juga terdampak dan masih dalam proses pembersihan lumpur dan sisa arus banjir.

Penjelasan bupati Luwu Utara bahwa kejadian serupa pernah terjadi pada 1982 dengan jumlah korban yang lebih sedikit. Melihat dari hasil analisa tersebut, Doni meminta agar hal itu dapat dijadikan evaluasi dalam menjaga keseimbangan alam.

"Tahun 1982 awal pernah terjadi hal yang seperti ini, namun jumlah korbannya tidak banyak," kata Doni.

Data sementara yang dihimpun Tim Pusat Pengendali dan Operasi BNPB hingga Jumat (17/7), banjir bandang yang menerjang Kecamatan Massamba mengakibatkan 35 orang meninggal dunia dan 67 masih dalam pencarian. Selain itu, 51 luka-luka dan 14.438 mengungsi.

BNPB sekaligus menyerahkan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) untuk penanganan dan pemulihan banjir bandang, satu buah motor trail 250 cc, 10 tenda pengungsi, dan 1000 paket sembako. 

 

Komentar