Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Banten, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang
ASKARA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menganalisis gempa bermagnitudo 5,1 yang mengguncang wilayah Bayah, Banten tidak berpotensi tsunami. Episenter gempa terletak arah Barat Daya Bayah, Banteng pada kedalaman 91 kilometer.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengatakan, jenis dan mekanisme gempa bumi merupakan jenis menengah akibat subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah lempeng Eurasia.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault). Saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
Guncangan gempa dirasakan di daerah Bayah dan Panggarangan, II MMI getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/7)
Rahmat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Serta menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa," imbaunya. Sehingga tidak membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
Hingga hari ini pukul 07.18 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Komentar