Senin, 08 Juni 2026 | 04:48
NEWS

Hakka Banda Aceh Buka Warung Murah untuk Fakir Miskin

Hakka Banda Aceh Buka Warung Murah untuk Fakir Miskin
Warung Murah inisiasi Yayasan Hakka Aceh. (Dok. pribadi)

ASKARA - Dalam masa pandemi Covid-19 yang tidak menentu dan tidak dapat diprediksi kapan berakhir sangat meresahkan masyarakat baik dalam kesehatan maupun efek ekonominya.

Saat ini, kondisi roda ekonomi masyarakat semakin terpuruk dan memprihatinkan. Kondisi yang menginisiasi Yayasan Hakka Aceh untuk membantu masyarakat khususnya kaum dhuafa/fakir miskin dengan membuka Warung Murah. 

Kegiatan ini juga didukung oleh relawan dari berbagai ormas, LSM dan perusahaan multinasional yaitu Lakpesdam NU, ADO, PAT, PMll, PKBI, CYDC, ibu-ibu PKK Gp. Peunayong, Gp. Muli dan Gp. Laksana, serta mahasiswa Unsyiah dan OPPO.

Warung Murah digelar setiap Senin-Kamis mulai 29 Juni sampai 30 Juli 2020 di depan kantor Yayasan Hakka Aceh Jalan H.T Daudsyah Nomor 43 Gp. Peunayong, Banda Aceh. 

"Kami akan menyediakan nasi dan lauk pauknya dengan seharga Rp 3000 per porsi," kata Ketua Yayasan Hakka Aceh Kho Khie Siong, Senin (29/6). 
 
Masyarakat yang ingin menikmati makan siang di Warung Murah dipersilahkan hadir dengan membawa
tempat makan sendiri dan wajib mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Adapun menu makanan yang disediakan dipastikan penyajiannya steril dan halal. 

"Karena seluruh menu masakan kita beli dari warung-warung nasi muslim di seputaran Kantor Yayasan Hakka Aceh dengan harga Rp 7000 per porsi. Dan penyajinya adalah relawan-relawan muslim," jelas Kho Khie Siong.

Hal itu dilakukan dengan tujuannya agar warung-warung nasi di sekitar Kantor Yayasan Hakka Aceh tidak terganggu perekonomiannya dengan keberadaan Warung Murah.

"Harapan kami semoga kegiatan ini dapat membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita kaum dhuafa/fakir miskin dan masyarakat dalam kondisi saat ini," ujar Kho Khie Siong.

Dia pun menyampaikan terima kasih kepada relawan yang bergabung atas kerelaannya membantu tanpa dibayar. 

"Semoga apa yang kita perbuat ini menjadi berkah untuk orang lain dan menjadi ladang amal untuk kita semua," Kho Khie Siong berharap.

Komentar