Positif Covid-19 Bertambah 1385, dari Jatim Terbanyak
ASKARA - Gugus Tugas Nasional menyampaikan penularan Covid-19 di tengah masyarakat masih terjadi.
Sehingga ada penambahan kasus positif yang tercatat sebanyak 1385 pada Sabtu (27/6).
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 21.589. Untuk spesimen yang telah diperiksa secata kumulatif sebanyak 753.370.
"Dari hasil pemeriksaan ini kita mendapatkan kontak konfirmasi positif sebanyak 1385 orang sehingga totalnya menjadi 52.812 kasus," katanya di Graha BNPB, Jakarta.
Dari data tersebut. telah dilakukan rekonsiliasi dengan daerah. Hasilnya, kasus yang dilaporkan terbanyak dari Provinsi Jawa Timur.
"Jawa Timur penambahan kasus sebanyak 277 dan 190 pasien sembuh kemudian Provinsi DKI Jakarta 203 kasus dan 68 sembuh. Sedangkan Jawa Tengah 197 kasus Covid-19 dan 22 sembuh," jelas Yurianto.
Dari Sulawesi Selatan ada penambahan kasus positif sebanyak 146 dan 41 kasus sembuh, Bali penambahan 106 dan 21 kasus sembuh.
"Hari ini ada 18 provinsi yang melaporkan penambahan kasus di bawah 10. Namun ada empat provinsi yang hari ini tidak melaporkan penambahan kasus," kata Yurianto.
Penambahan kasus terjadi karena sumber penularan masih ada di tengah-tengah masyarakat yaitu beberapa orang yang sakit. Kemudian terinfeksi Covid-19 dan berpotensi menular tapi tidak melakukan isolasi secara baik.
Gugus Tugas Nasional menyebut, sejumlah orang yang terjangkit Covid-19 tidak melakukan upaya agar orang lain tidak tertular dengan menggunakan masker.
"Masih banyak masyarakat tidak melindungi diri sendiri dengan menjaga jarak dan dengan benar memakai masker. Kasus sembuh tercatat 576 totalnya 21.909 pasien sembuh. Serta kasus meninggal tercatat 37 orang dan jumlah seluruhnya 2720," papar Yurianto.

Komentar