Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:24
NEWS

Ini Penyebab Angka Covid-19 Selalu Terkonfirmasi Tinggi

Ini Penyebab Angka Covid-19 Selalu Terkonfirmasi Tinggi
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Dok. BNPB)

ASKARA - Angka Covid-19 yang masih tinggi disebabkan pelaksanaan tracing atau pelacakan secara agresif. 

Demikian disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (17/6). 

Diketahui, konfirmasi kasus positif Covid-19 pada hari ini ditemukan 1031 orang, sehingga secara akumulatif menjadi 41.431 orang. Kemudian kasus sembuh 540 orang sehingga menjadi 16.243, dan meninggal dunia bertambah 45 orang sehingga total 2276.

"Komunikasi yang kami lakukan ke dinas kesehatan terkait masih tingginya kasus ini diperoleh dari tracing atau penelusuran kontak dekat dari kasus positif yang dirawat di rumah sakit. Itu dilakukan secara agresif dan kemudian dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan PCR atau TCM," jelasnya.

Yurianto menuturkan, tracing agresif sangat penting dilakukan sehingga mengidentifikasi kasus positif lebih dalam. Selain itu juga bisa menentukan langkah lanjutan yakni dengan melakukan isolasi ketat serta rawatan jika terdapat gejala signifikan agar tidak menjadi sumber penularan baru.

"Tracing agresif belum menjangkau 100 persen kontak erat. Oleh karena itu, kita harus mengubah kebiasaan baru dalam konteks berkomunikasi secara sosial. Di dalam konteks melaksanakan aktivitas produktif dengan mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.

Dengan kemampuan pemeriksaan yang belum maksimal, Yurianto menekankan agar masyarakat saling mendukung untuk melakukan pencegahan Covid-19 dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Kita harus disiplin menjaga jarak, menggunakan masker, dan rajin mencuci tangan. Karena inilah yang bisa kita lakukan karena belum 100 persen kasus positif kita temukan di masyarakat," imbuhnya. 

Komentar