Rabu, 17 Juni 2026 | 23:43
NEWS

Pasien Covid-19 Lebih Banyak Meninggal Dunia Akibat Penyakit Bawaan

Pasien Covid-19 Lebih Banyak Meninggal Dunia Akibat Penyakit Bawaan
Ilustrasi Corona Positif (Kliktrend.com)

ASKARA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa tingkat kematian pasien Covid-19 lebih tinggi 12 lipat akibat penyakit kronis bawaan, dari pada yang murni terinfeksi. 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat merilis bahwa tiga penyakit bawaan paling berpotensi mengalami kematian dari pengidap Covid-19 adalah penyakit jantung, diabetes, dan penyakit paru-paru, melansir Associated Press (AP), Selasa (16/6).  

"Ini adalah tiga masalah kesehatan teratas yang ditemukan pada pasien COVID-19, menurut laporan itu," tulis AP.

Laporan tersebut berdasarkan 1,3 juta kasus virus corona yang terkonfirmasi di laboratorium yang diterima lembaga tersebut sejak 22 Januari hingga akhir Mei lalu.

Dari keseluruhan, informasi tentang kondisi kesehatan pasien sebesar 22 persen. 32 persen memiliki riwayat penyakit yang berhubungan dengan jantung, 30 persen memiliki diabetes dan 18 persen memiliki penyakit paru-paru kronis, yang meliputi asma dan emfisema.

Di antara pasien yang memiliki penyakit kronis ini, sekitar 20 persen meninggal dunia dibandingkan dengan hampir 2 dari mereka yang dinyatakan sehat.  

Selain itu, pasien virus dengan kondisi kronis juga enam kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit. 

"Orang dengan penyakit kronis jauh lebih mungkin menderita efek parah COVID-19, tetapi kita tidak dapat mengacuhkan fakta bahwa orang yang sebelumnya sehat juga bisa menjadi sangat sakit dan bahkan mati juga," ujar seorang  dokter darurat dan spesialis kesehatan masyarakat di Universitas George Washington, Dr. Leana Wen.

Sementara itu, berdasarkan ras dan etnis, tersedia untuk hampir setengah dari pasien, menunjukkan 36 persen berkulit putih, 33 persen Hispanik (orang Spanyol), 22 persen berkulit hitam, 4 persen Asia dan sekitar 1 persen Indian Amerika. 

Secara keseluruhan, 14 persen pasien dirawat di rumah sakit dan 5 persen meninggal, dan di antara pasien berusia 80 ke atas yang meninggal, setengahnya memiliki penyakit kronis.

Kemudian secara jenis kelamin laporan itu menunjukkan bahwa jumlah pria dan wanita hampir sama terinfeksi, meskipun di sisi lain pria lebih cenderung memiliki kasus Covid-19 dengan kondisi yang lebih parah. 

Berdasarkan data Worldometers Selasa (16/6) 06.52 GMT, saat ini jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Amerika Serikat sebanyak 2.182.950 orang, yang berhasil pulih 889.866 orang, dan meninggal dunia 118.283 orang.

Komentar