Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:13
NEWS

Lonjakan Kasus Covid-19 Bukan Berarti Keadaan Makin Buruk

Lonjakan Kasus Covid-19 Bukan Berarti Keadaan Makin Buruk
Ahli Epidemiologi dan Informatika Penyakit Menular dari Gugus Tugas Nasional Dewi Nur Aisyah. (Dok. BNPB)

ASKARA - Angka kasus Covid-19 yang terus meningkat setiap harinya bukan berarti menunjukan keadaan semakin buruk dan gagalnya perjuangan melawan pandemi.

Ahli Epidemiologi dan Informatika Penyakit Menular dari Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan bahwa kenaikan angka kasus Covid-19 dipengaruhi banyak faktor.

"Kita harus melihat penambahan jumlah itu karena apa," katanya dalam diskusi online bertajuk Covid-19 dalam Angka di Graha BNPB, Jakarta, Senin (15/6).

Menurut Dewi Nur, meningkatnya penambahan kasus positif yang paling mudah dilihat adalah dari adanya penambahan pemeriksaan.

"Yang paling mudah kita lihat sekarang adalah penambahan kasus positif bertambah tinggi karena jumlah pemeriksaan juga bertambah tinggi," ujarnya.

Hasil pemeriksaan mempengaruhi angka kasus rata-rata penambahan positif setiap harinya. Dengan kata lain, apabila angka positivity rate menunjukkan hasil yang sama berarti tidak ada perbedaan meski jumlahnya bertambah.

"Kalau dalam istilahnya adalah kita melihat positivity rate, berapa persen orang yang positif dari jumlah orang yang diperiksa. Kalau jumlahnya kurang lebih sama berarti tidak ada perbedaan walaupun angkanya bertambah besar," papar Dewi Nur. 

Contoh sederhana, ketika awalnya dilakukan pemeriksaan dengan target 10.000 orang kemudian naik menjadi 20.000 per hari maka hasilnya juga berpotensi mengalami peningkatan.

Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak mengartikan penambahan angka kasus positif dengan kondisi semakin buruk dan perjuangan melawan Covid-19 selama ini tidak berhasil. 

"Ketika kita melihat angka maka jangan dilihat secara bulat," kata Dewi Nur.

Gugus Tugas Nasional mencatat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (14/6) dengan total 38.276 setelah ada penambahan 856 orang. 

Sementara pasien sembuh menjadi 14.531 setelah ada penambahan 755 orang. Untuk kasus meninggal dunia menjadi 2134 dengan penambahan 43 orang.

 

Komentar