Kamis, 04 Juni 2026 | 07:24
NEWS

Doni Munardo Dorong Sulsel Memulai Aktivitas Produktif

Doni Munardo Dorong Sulsel Memulai Aktivitas Produktif
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Munardo (Dok BNPB)

ASKARA - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mendorong Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berupaya untuk mengendalikan Covid-19. 

Gugus Tugas diberi amanat untuk membantu tiga wilayah yang saat ini berada di zona merah Covid-19 segera dapat mengatasi pandemi Covid-19. Tiga wilayah dalam kategori zona merah meliputi Jawa Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan. 

Untuk itu, pemerintah mengambil langkah persiapan wilayah dalam memulai aktivitas masyarakat produktif namun tetap aman Covid-19. Tentunya ada beberapa syarat yang harus dimiliki oleh suatu wilayah untuk kemudian diberikan ruang memulai melalui beberapa tahapan-tahapan dan simulasi.

"Kita harus mempersiapkan diri melaksanakan kegiatan masyarakat yang produktif tetapi aman Covid-19. Artinya kita tidak boleh terpapar Covid-19, tapi kita juga tidak boleh terkapar PHK,” kata Doni dalam keterangannya, Senin (8/6).

Gugus Tugas memberi peluang kepada sembilan sektor dapat melakukan aktivitas produktif dan aman Covid-19. Adapun sembilan sektor yang ditetapkan dibuka kembali tersebut meliputi pertambangan, perminyakan, industri, konstruksi, perkebunan, pertanian dan peternakan, perikanan, logistik dan transportasi barang.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu menekankan bahwa salah satu kunci dapat terbebas dari Covid-19 adalah disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.

"Satu hal yang harus ditekankan di sini adalah ketaatan kepada protokol kesehatan,” tutur Doni.

Doni yakin dengan kekompakan dan semangat gotong-royong dapat memberikan hasil yang baik bagi Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19.

“Walaupun saat ini angkanya masih tinggi, tetapi kita lihat nanti tiga-empat minggu yang akan datang, Sulawesi Selatan sebagai daerah yang mungkin masih banyak kasus akan bisa menjadi lebih rendah bahkan nol berkat kerja keras seluruh komponen,” terang Doni.

Komentar