Kamis, 04 Juni 2026 | 07:12
NEWS

Pengumuman, Pemerintah Bakal Rekrut Relawan Besar-besaran

Pengumuman, Pemerintah Bakal Rekrut Relawan Besar-besaran
Menko PMK, Muhadjir Effendi (Istimewa)

ASKARA - Proses pengujian spesimen virus corona Covid-19 yang dilakukan pemerintah telah melampaui target 10 ribu per hari. Namun Presiden Joko Widodo meminta pengujian spesimen sebanyak 20 ribu per hari. 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menyampaikan, akan mengarahkan gugus tugas dan pihak Kementerian Kesehatan untuk mempercepat pengujian spesimen.

"Nanti kami gugus tugas dan Kemenkes akan terus mempercepat untuk target 20 ribu dan selanjutnya kita bergerak ke target 30 ribu sesuai dengan perhitungan bapak Presiden," ujar Muhadjir Effendy usai rapat terbatas bersama Presiden, Kamis (4/6).
 
Untuk memenuhi target, maka menurutnya perlu peningkatan sumber daya manusia yang terlibat dalam hal pelacakan dan pengujian spesimen secara masif. "Karena itu kita memerlukan relawan yang bisa mem-backup, dan ini membutuhkan tenaga besar," ucapnya. 

Relawan yang dibutuhkan para mahasiswa di bidang kesehatan masyarakat, keperawatan, dan mahasiswa S2 di bidang biologi molekuler. Jokowi disebut telah menyetujui segera melakukan rekrutmen sukarelawan secara besar-besaran.

Perekrutan sukarelawan dilakukan diharapkan mengoptimalkan pengujian spesimen dengan sistem shifting. Sehingga penggunaan mesin tes polymerase chain reaction (PCR) melakukan pengujian spesimen bisa dimaksimalkan.

"Ini juga mesti ada shift sehingga alat-alat bisa bekerja dengan optimal, dan kemungkinan kesalahan akibat overload jam kerjanya bisa dikurangi," imbuhnya.

Pemerintah kemungkinan akan memanfaatkan sistem kuliah kerja nyata (KKN) dan program praktik lapangan (PPL) di kampus, untuk memasukkan para mahasiswa menjadi sukarelawan menguji spesimen virus corona.

"Pak Presiden menyetujui agar Pak Menristek/Kepala BRIN dengan Menkes dan Mendikbud untuk menginisiasi relawan dan mungkin bisa dikaitkan dengan kegiatan KKN dan PPL mahasiswa-mahasiswa tersebut," tandasnya Muhadjir. 

Komentar