Soal Ekonomi Kreatif di Masa New Normal, Begini Pendapat Anang Hermansyah
ASKARA - Pemerintah merencanakan penerapan pola hidup baru (new normal) untuk mendongkrak sektor ekonomi di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Semestinya diikuti dengan skema pola baru di industri kreatif dan seni.
Pegiat ekonomi kreatif dan musikus Anang Hermansyah meminta pemerintah merumuskan skema pola hidup baru (new normal) di industri ekonomi kreatif dan seni.
"Skema tentang new normal di sektor ekonomi kreatif dan seni harus segera dirumuskan oleh pemerintah bersama pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya," ujar Anang di Jakarta, Kamis (28/5).
Perumusan pola hidup baru bagi industri kreatif dan seni cukup penting baik bagi pelaku kreatif dan seni maupun bagi pemerintah.
"Selama dua bulan lebih, pelaku kreatif dan seni tidak beraktivitas kreatif karena terdampak Covid-19. Padahal kontribusi industri kreatif dan seni bagi produk domestik bruto (PDB) di Indonesia cukup signifikan," terang Anang.
Musikus asal Jember ini menyebutkan konsep new normal di sektor kreatif dan seni juga harus memastikan keselamatan para pelaku industri kreatif dan seni tetap dinomorsatukan.
Menurutnya, new normal di sektor kreatif dan seni harus tetap memerhatikan protokol kesehatan. "New normal di sektor kreatif dan seni harus tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan pandemi Covid-19 ini," ucap Anang.
Anang mengilustrasikan aktivitas kreatif mulai berjalan di pola hidup baru seperti kegiatan di kafe, konser musik, bisokop, kuliner dan lain-lain. Aktivitas tersebut, kata Anang, kembali berjalan namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Skema kebijakan new normal di bidang ekonomi kreatif dan seni tentu dengan mempertimbangkan penyebaran wabah di tiap-tiap daerah," jelasnya.
New normal di ranah kreatif dan seni dapat dijadikan momentum bagi pemerintah mengembangan platform digital di Indonesia. Penyediaan ruang-ruang digital baru ini dapat menjadi alternatif bagi kreator di Tanah Air dalam mengembangkan kreativitasnya di tengah pandemi Covid-19.
"Lebih dari itu, pemerataan fasilitas internet yang merata di seluruh Indonesia agar menjadi media positif bagi kreator di seluruh Indonesia melalui ruang digital," tandas suami Ashanty itu.

Komentar