Kamis, 04 Juni 2026 | 07:19
NEWS

Ini Kunci Keberhasilan Melandainya Kurva Covid-19 di Aceh

Ini Kunci Keberhasilan Melandainya Kurva Covid-19 di Aceh
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto (Dok BNPB)

ASKARA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengapresiasi masyarakat Aceh atas keberhasilan dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona. 

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, kunci penyelesaian masalah Covid-19 di 'Bumi Serambi Mekkah' lantaran masyarakat yang patuh anjuran pemerintah dan melaksanakannya dengan baik.

“Kunci penyelesaian masalah (Covid-19) ini ada di masyarakat," ujar Yuri, di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (24/5).

Menurut Yuri, pemerintah hanya membuat pedoman, ketentuan, anjuran dan ini tidak akan ada hasilnya kalau masyarakat tidak patuh. Kalau masyarakatnya patuh pasti akan bagus. 

"Aceh adalah salah satu provinsi yang luar biasa masyarakatnya patuh," ucap Yuri. Gugus Tugas Nasional menyoroti peran serta tokoh masyarakat Aceh dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. 

Menurutnya para tokoh masyarakat seperti tokoh agama, tokoh adat dan tokoh lainnya menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat. 

Sehingga dapat menerapkan apa yang menjadi langkah upaya pencegahan penularan virus corona jenis baru itu. “Pasti ini peran dari tokoh masyarakat, bukan hanya dari peran pemerintah. Tapi tokoh masyarakat memegang peran kunci," cetusnya. 

"Karena saya paham betul masyarakat Aceh itu masyarakat yang masih sangat patuh kepada tokoh-tokoh masyarakat," imbuhnya.

Adapun tantangan terbesar harus dihadapi Aceh bagaimana upaya mempertahankan keberhasilan dalam melandaikan kurva dan menaklukan Covid-19. Hingga saat ini masih ada potensi keluar-masuknya warga, baik dari maupun menuju 'Bumi Rencong' itu.

“Yang menjadi tantangan adalah, bagaimana mempertahankannya. Karena pasti mobilitas orang itu tidak bisa di Aceh saja. Suatu saat pasti datang juga saudara lain dari luar Aceh,” tandas Yuri.

 

Komentar