Saran Dokter Tirta Langsung Dieksekusi Bima Arya, Nitizen Mengeluh
ASKARA - Influencer Tanah Air, Dokter Tirta kembali mengungkapkan pandangannya terhadap kebijakan pemerintah baik pusat maupun daerah, khususnya terkait dengan pencegahan virus corona (Covid-19).
Kali ini, Dokter Tirta menyikapi kebijakan Pemerintah Kota Bogor melalui siaran langsung Instagram bersama Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto. Dokter Tirta punmerekomendasikan beberapa hal.
"Rekapan live saya bersama @bimaaryasugiarto! langkah rekomendasi dr tirta untuk kota bogor, Tutup arus balik ke kota Bogor, PSBB termodifikasi sampai H+7 lebaran, Urutan yang boleh buka mulai dari pasar, restoran, mall," ungkap Dokter Tirta melalui Instagramnya sesaat lalu, Jumat (22/5).
Kemudian, Dokter Tirta merekomendasikan agar wilayah Kota Bogor memperketat perbatasan wilayah, memaksimalkan dapur umum untuk warga yang kesulitan makan, dan menjadikan balai desa tempat karantina bagi lansia. Selain itu, memusatkan tenaga relawan di stasiun, pasar, dan tempat-tempat lain yang menimbulkan kerumunan.
Para pedagang diminta Dokter Tirta menggunakan faceshield, dengan memperketat aturan penggunaan masker. Selain itu mengoptimalkan tempat ibadah sebagai tempat kegiatan wilayah untuk edukasi dan distribusi bantuan.
Dia juga meminta agar Pemkot Bogor mendorong pasar berjualan buah dan sayur untuk kebutuhan vitamin warga. Serta meminta lansia tidak keluar rumah. Bahkan jika bisa lebih baik dikarantina disatu tempat, dan yang boleh kerja di bawah 45 tahun.
Rekomendasinya tersebut kemudian ditanggapi secara positif oleh Bima Arya, yang akan ditindaklanjuti.
"Terima kasih dok sarannya, Insya Allah siang ini saya perintahkan camat lurah untuk langsung bergerak," jawab Bima Arya.
Ratusan likes dan komentar mewarnainya unggahan Dokter Tirta itu. Banyak yang antusias dan menyambut positif agar rekomendasi Dokter Tirta segera terealisasikan. Namun, ada juga yang mengeluhkan PSBB di luar Kota Jakarta maupun di luar Jawa Barat.
"Semangat dok, tapi ini Jatim masih banyak pelanggaran. Saya dari Surabaya dan Surabaya banyak yang tidak menghiraukan PSBB," komentar @mufidah75.
"Di Bandung lebih lucu, 500 meteran dari pos perbatasan eh ada swalayan rame gila sampe depan-depannya juga rame, ngga ada tuh yang namanya social distancing," tulis @sinotice.
"Hari ini pasar ramai banget dok, prihatin, tidak ada physical distancing. Gimana mau ready to the new normal? ini mah back to normal, berat dok, berat" tulis @fitajovi.

Komentar