Plandemic, Kisah Agenda Tersembunyi di Balik Pandemi Covid-19
ASKARA - Jagat media sosial dikejutkan dengan munculnya film dokumenter yang berjudul Plandemic. Film itu mengangkat kisah mantan peneliti medis dan ahli virus Dr Judy Mikovits yang mengungkap teori konpirasi di balik pandemi virus corona (Covid-19).
Konsep film itu dialog, dengan pembukaan dimulai dengan biografi singkat Dr Mikovits. Ia disebut pernah menjadi saintis dari generasinya. Disertasi doktornya tahun 1991 telah merevolusi perawatan HIV/AIDS.
Ketika berada di puncak kariernya, ia pernah mempublikasikan artikel hebat dalam jurnal science. Namun memunculkan kontroversial di komunitas sains. Karena mengungkap penggunaan binatang dan janin manusia menciptakan wabah penyakit menghancurkan.
Akibat mengungkap rahasia ini, ia seperti menelan pil pahit. Karier dan kehidupannya dihancurkan oleh sekelompok orang. Terbaru, Dr Mikovits menulis buku berjudul Plague Of Corruption: Restoring Faith in the Promise of Science.
Dr Mikovits mengaku menemukan sesuatu hal yang melawan narasi umum di bidang medis. Dalam buku terbarunya itu menyinggung sejumlah petinggi Amerika Serikat yang diduga terlibat dalam musibah non alam ini.
Seperti kepala gugus tugas Covid-19 Amerika Serikat sekaligus Ketua Institut Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular AS (NIAID) Anthony Fauci, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan AS (CDC) dan pendiri Microsoft Bill Gates.
"Karena bila kita tidak menghentikan ini sekarang. Kita tidak hanya akan melupakan Republik ini, kemerdekaan kita. Bahkan juga melupakan kemanusiaan karena kita akan terbunuh oleh agenda ini," ujarnya dalam film dokumenter Plandemic.
Saat ditanya mengenai kepala gugus tugas Covid-19 Amerika Serikat diduga terlibat menutupi kasus pandemi ini. Ia menjawab demikian bahkan diduga pengarah utama.
"Dia menjadi pengarah utamanya dan sebenarnya semua yang lain telah dibayar. Dibayar jutaan dolar oleh ketua organisasi NIAID," katanya.
Padahal seluruh dunia mendengarkan saran-saran dari Ketua NIAID itu dalam menghadapi pandemi Covid-19. Namun hal itu justru diragukan oleh Dr Mokovits. "Yang dia katakan adalah propaganda absolut dan propaganda yang sama telah dilakukan sejak 1984," cetusnya.
Film dokumenter itu berdurasi sekitar 25 menit. Belum lama ini muncul di Facebook yang diunggah salah satunya oleh akun Cerdas Geopolitik pada 8 Mei 2020.

Komentar