42 ABK WNI Dievakuasi dari Kapal Pesiar MV. Viking Orion
ASKARA - Komandan Lantamal III Jakarta Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto selaku Dansatgas memimpin evakuasi WNI ABK Kapal Pesiar MV. Viking Orion sebanyak 42 orang termasuk satu wanita.
Mereka diturunkan di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/5).
Kapal MV. Viking Orion berbendera Norwegia berlayar dari Singapura menuju Pulau Bali, sebanyak 30 ABK asal Bali diturunkan dan harus melalui proses karantina. Sekitar tiga hari MV. Viking Orion berlayar menuju Jakarta dan lego jangkar kurang lebih 3-4 Nm dengan menggunakan boat dan pengawasan dan pengamanan langsung tim satgas.
ABK MV. Viking Orion mulai dievakuasi menuju Dermaga JICT II sebanyak 42 orang yang rata-rata berasal dari Pulau Jawa seperti Cirebon, Surabaya, Yogyakarta dan Bandung. Sesampainya di dermaga tim satgas langsung melakukan penyemprotan disinfektan terhadap tubuh maupun barang bawaan. Terkhusus barang bawaan diwajibkan melewati X-Ray dari Tim Bea Cukai dan juga pemeriksaan oleh K-9/Anjing Pelacak Pom Lantamal III Jakarta.
42 ABK akan melaksanakan swab test (PCR) dari Tim KKP dengan kekuatan 10 medis dipimpin langsung dr. Jefri Hasibuan Simbolon (KKP Klas I Pelabuhan Tanjung Priok).
"Pemeriksaan swab test ini akan lebih akurat hasilnya dibandingkan rapid test. Untuk mengetahui hasilnya swab test memerlukan waktu dua-tujuh hari ke depan baru bisa dipastikan negatif atau positif," kata Dokter Jefri.
"ABK kapal pesiar MV. Viking Orion setelah swab test akan melakukan isolasi mandiri di Hotel Pullman Central Park Jakarta sambil menunggu hasilnya. Apabila ada yang positif akan dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran dan bila negatif akan diantar melalui pengurusan persyaratan berlakunya PSBB baik di Jakarta maupun di tempat tujuannya masing-masing oleh pihak agen," jelas Dansatgas Evakuasi Brigjen TNI (Mar) Hermanto.
Dalam kesempatan itu, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali bersama Asops Pangkogabwilhan I turut menyaksikan proses evakuasi ABK MV. Viking Orion di Dermaga JICT II. Turut didampingi Dansatgas, Wakil Dansatgas Kolonel Marinir Beny Sarana, Dansat Kopaska Armada I Kolonel Laut (P) Johan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre, syahbandar, KSOP, imigrasi, bea cukai dan pihak agen kapal.

Komentar