Minggu, 07 Juni 2026 | 08:22
NEWS

Si Pembuat Pernyataan Wanita Hamil di Kolam Akhirnya Dipecat dari KPAI

Si Pembuat Pernyataan Wanita Hamil di Kolam Akhirnya Dipecat dari KPAI
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (Istimewa)

ASKARA - Masih ingat pemberitaan perempuan bisa hamil jika berenang dengan laki-laki yang disampaikam anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawatty? kini Sitti telah diputuskan untuk berhenti dari jabatannya. 

Sitti dipecat ditandai dengan Keputusan Presiden (Keppres) yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pemecatan Sitti dari jabatannya sebagai anggota KPAI per tanggal 24 April 2020. Hal ini pun dibenarkan Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama. 

"Betul," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (27/4).

Diketahui, pemecatan Sitti merupakan usulan dari Ketua KPAI Susanto, serta  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati di mana keduanya menilai bahwa Sitti telah melakukan pelanggaran kode etik. Keppres ini sendiri akan ditindaklanjuti oleh Bintang Darmawati.

Keppres tersebut diketahui bernomor 43/P Tahun 2020 dalam surat itu, Sitti diberhentikan secara tidak hormat sebagai anggota KPAI masa periode 2017-2022. 

"Memberhentikan tidak dengan hormat Sitti Hikmahatty sebagai anggota KPAI," isi dalam surat tersebut.

Sebelumnya, Sitti sempat meminta agar Jokowi menunda keputusan pemecatannya, dan meminta agar Dewan Etik yang dibentuk KPAI dengan beranggotakan I Gede Palguna, Yosep Adi Prasetyo, dan Menanti Wahyurini ini untuk menghentikan pembahasan polemiknya. Ia sendiri bahwa menyebut akan langsung mengirim surat permohonan undur dirinya kepada Jokowi.

"Saya mohon izin pembahasan tentang dewan etik ini sementara kita tunda saja dulu. Saya sendiri yang akan mengantar surat permohonan pengunduran diri saya kepada bapak Presiden," kata Sitti, Sabtu (25/4) lalu. 

Diketahui, pernyataan Sitti tentang wanita berenang di kolam renang bersama laki-laki bisa hamil, membuat gempar se-Indonesia. Hingga akhirnya Sitti pun kemudian meminta maaf atas pernyataannya sendiri.

"Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statement yang tidak tepat. Statement tersebut adalah statement pribadi saya," ujarnya Minggu (23/2) lalu.

Komentar