Ini Anjuran Kesehatan dari WHO Indonesia Selama Ramadan
ASKARA - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) Indonesia menyampaikan sejumlah anjuran kesehatan yang dapat diterapkan untuk praktik-praktik dan kegiatan keagamaan dan sosial selama bulan ramadan di Indonesia.
Strategi komunikasi yang digunakan perlu mencakup penyampaian pesan secara proaktif tentang perilaku-perilaku hidup sehat, selama berlangsungnya pandemi dan memanfaatkan berbagai platform media.
Sejumlah anjuran kesehatan itu antara lain, mendorong kebiasaan hidup sehat. Pastikan sarana cuci tangan dilengkapi dengan sabun dan air bersih mengalir yang cukup.
"Sediakan cairan pembersih tangan berbahan dasar alkohol (minimal 70 persen alkohol) di pintu masuk dan di dalam masjid," tulis keterangan WHO Indonesia, Jumat (24/4).
Juga menyediakan tisu sekali-pakai dan tempat sampah bertutup dengan pelapis sekali-pakai, dan pastikan sampah dibuang dengan cara yang aman.
Tampilkan anjuran yang disertai gambar untuk menjaga jarak fisik, kebersihan tangan, etika bersin dan batuk, dan pesan-pesan umum pencegahan Covid-19.
Rutin membersihkan tempat, situs, dan bangunan peribadahan. Di masjid, jaga kebersihan semua bagian masjid dan tempat wudu, maupun kebersihan dan sanitasi secara umum.
"Benda-benda yang sering disentuh seperti gagang pintu, saklar lampu, dan pegangan tangga harus sering dibersihkan dengan detergen dan disinfektan," terangnya.
Dalam mengumpulkan dan membagikan sedekah atau zakat selama bulan Ramadan, perlu mempertimbangkan untuk menjaga jarak fisik dan kebersihan. Instruksi dari pemerintah pusat dan daerah harus tetap dipatuhi.
WHO Indonesia menyatakan, belum ada penelitian yang mengaitkan puasa dengan risiko infeksi Covid-19. Orang yang sehat dapat berpuasa selama bulan ramadan seperti di tahun-tahun sebelumnya.
Sedangkan pasien Covod-19 dapat mempertimbangkan aturan agama tentang berbuka puasa yang juga berlaku untuk penyakit-penyakit lain, sesuai konsultasi dengan dokter.
Selain itu, makan makanan bernutrisi dan minum air yang cukup sangatlah penting selama bulan ramadan. "Masyarakat sebaiknya mengonsumsi berbagai jenis makanan segar dan makanan bukan olahan pabrik setiap hari, juga minum banyak air," pungkasnya.

Komentar