Selasa, 09 Juni 2026 | 04:37
NEWS

Antisipasi Stabilitas Keamanan di Tengah Pandemi Covid-19

Antisipasi Stabilitas Keamanan di Tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi. (Antara)

ASKARA - Pemerintah sudah menyiapkan skema ekonomi untuk mengantisipasi turunnya daya beli dan meningkatnya pengangguran akibat pademi Covid-19. 

Selain itu, mengantisipasi ancaman stabilitas keamanan dan peningkatan angka kriminalitas.

"Isu keamanan termasuk hal yang KSP pantau. Meningkatnya angka pengangguran misalnya perlu diantisipasi agar dampaknya tidak menimbulkan konflik sosial dan keamanan," kata Plt. Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani kepada media, Kamis (16/4).

Untuk itu, pentingnya mengantisipasi risiko peningkatan kriminalitas selama masa penanganan Covid-19. Serta memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Direktur Keamanan Negara Baharkam Polri Brigjen Umar Effendi membenarkan adanya risiko tindakan kriminal yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat selama pandemi Covid-19.

"Potensi aksi anarkis dan kriminalitas selalu ada, terutama dalam situasi seperti ini. Untuk itu, kami sudah berkoordinasi hingga level polsek agar terus melakukan pengawasan dan pembinaan," jelasnya.

Brigjen Umar menegaskan bahwa kepolisian akan selalu berada di garda terdepan dalam menjamin keamanan masyarakat.

"Kami menggunakan pendekatan preventif dan persuasif dalam mewujudkan stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat. Serta membantu pemerintah mengawal distribusi program jaringan pengaman sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19," ujarnya.

Ditambahkan Brigjen Umar, saat ini seluruh jajaran polda di 34 provinsi bersama TNI sudah membuka dapur umum untuk masyarakat yang membutuhkan makanan. Polri juga sudah memberikan bantuan lebih dari 600 ribu paket kepada masyarakat.

Komentar