Selasa, 09 Juni 2026 | 19:59
NEWS

Pasien Sembuh Corona: Makan Makanan Sehat dan Gembira

Pasien Sembuh Corona: Makan Makanan Sehat dan Gembira
Pasien dinyatakan sembuh Covid-19 setelah menjalani perawatan di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang. (Gatra)

ASKARA - Terinfeksi virus corona (Covid-19) tidak selamanya berujung maut. Meski belum ada obatnya, ternyata peluang sembuh kembali masih tinggi. 

Di Semarang, Jawa Tengah ada empat orang yang berhasil sembuh dari Covid-19. Muyin salah satunya yang dinyatakan sembuh. Pemuda asal Rembang itu mengaku terinfeksi Covid-19 setelah pulang bekerja sebagai buruh proyek di Bali.

Sebelumnya, dia mengeluhkan gejala yang terindikasi Covid-19 seperti demam, batuk dan sesak napas.

"Pulang dari Bali, sampai rumah badan saya terasa panas dingin, batuk, dan napas terasa sesak. Dibawa ke rumah sakit di Rembang tidak bisa menangani terus dirujuk ke RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang," jelasnya di RSUD KRMT Wongsonegoro, Rabu (1/4).

Pasien sembuh lain bernama Lastri warga Susukan, Kabupaten Semarang juga turut bercerita tentang pengalamannya bagaimana bisa sembuh dari Covid-19.

"Selama diisolasi di sini kami istirahat total. Semua perawat selalu memberi semangat, teman-teman dan keluarga juga selalu menguatkan kami. Sekarang sudah merasakan sehat, tulang-tulang juga sudah tidak sakit lagi cuma tambah gemuk," paparnya.

"Kuncinya hidup sehat, makan makanan sehat, sayur, vitamin dan dibuat gembira. Saya sangat berterima kasih kepada para perawat dan dokter di sini yang membuat kami kembali sehat," kata Lastri.

Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro Susi Herawati mengatakan, empat pasien yang sembuh tersebut telah dinyatakan negatif dan dipastikan tidak akan menularkan virus. Mereka dirawat selama 14 hari dan telah menjalani tes swab sebanyak dua kali yang hasilnya negatif.

"Tidak ada obat khusus. Tapi bagaimana kita merawat dengan meningkatkan imunitas tubuh pasien menjadi lebih kuat sehingga bisa melawan corona," jelasnya. 

Selain itu, caranya dengan istirahat cukup, makan makanan sehat, sayuran, vitamin, dan antivirus oseltamivir.

Dan, yang penting membuat pasien merasa gembira karena apabila secara psikisnya sehat maka daya imun akan meningkat.

"Meski pasien sembuh sudah boleh pulang kami tetap memantau. Sekarang ini yang penting adalah bagaimana kita tidak tertular dan menularkan. Tingkatkan daya imun, jangan panik. Jaga daya tahan tubuh, makan sehat, dan sering cuci tangan," jelas Susi.

Hingga kini, di RSUD KRMT Wongsonegoro tercatat sebanyak 40 pasien dalam pengawasan (PDP) dengan satu orang dinyatakan positif Covid-19 dan telah diisolasi. Jumlah itu termasuk dalam 193 hasil rapid test orang dengan pemantauan (ODP) dan PDP. 

Komentar