Rabu, 22 Juli 2026 | 04:58
NEWS

Tetap Jaga Jarak Saat Pulang Kampung

Tetap Jaga Jarak Saat Pulang Kampung
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Dok. BNPB)

ASKARA - Bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman diimbau tetap melaksanakan protokol keselamatan. Sehingga tidak menulari atau tertular virus corona (Covid-19). 

Pemerintah mengingatkan segala aktivitas masyarakat terutama yang sedang pulang kampung agar tetap dapat melakukan phisical distancing atau menjaga jarak satu dengan yang lain. 

Hal itu menjadi penting, mengingat orang sehat dapat menjadi pembawa virus corona ke kampung halamannya jika memang tidak menjalankan protokol keselamatan dengan baik.

"Ya jangan dekat-dekat, physical distance itu pondasi dasarnya. Kalau kembangin rumah, pondasinya itu (jaga jarak), terserah mau pakai tembok, pakai bata, pondasinya itu," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.

Inti dari pondasi tersebut untuk menjaga agar mereka yang sehat tetap sehat tidak tertular. Dalam hal ini pondasi tetap harus dijaga karena tidak ada jaminan untuk daerah yang tidak terjangkit virus corona.

"Jaga jarak pada setiap komunikasi jadi penting. Droplet percikan ludah atau lendir saat bersin, batuk bisa sejauh 1,5 meter menyebar. Jarak itu yang kita jaga, kurang lebih itu kita pertahankan. Siapapaun mereka yang bawa virus ini tidak nampak sebagai orang sakit," terang Yurianto. 

Pemerintah juga selalu mengingatkan masyarakat untuk terus mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Misalnya membiasakan mencuci tangan pakai sabun sebelum makan dan atau melakukan kontak ke area wajah.

"Fokus kita jaga jarak. Di sini muncul bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah dari rumah. Tidak semua orang memiliki kekebalan tubuh yang baik," imbuh Yurianto. 

Komentar