Hingga Kamis Siang, 25 Orang Positif Corona Meninggal Dunia
ASKARA - Jumlah pasien virus corona di Indonesia diumumkan pemerintah terus bertambah. Saat ini, lebih dari 300 orang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
"Untuk total kasus 309 dan yang sudah sembuh ada 15 orang, dan yang meninggal 25 orang," ujar Juru Bicara Pemerintah dalam Penanganan Wabah Corona, Achmad Yurianto, Kamis (19/3).
Angka tersebut terhitung mulai tanggal 18 Maret 2020, pukul 12.00 WIB hingga hari 19 Maret 2020 pukul 12.00 WIB. Daerah Banten terdapat menambahan satu pasien positif corona menjadi 10 orang, sehingga total saat ini adalah 27 orang. Selain itu, di DIY ada penambahan kasus baru sebanyak 2 orang, sehingga total menjadi 5 orang.
DKI Jakarta menjadi yang terbanyak dibandingkan daerah lainnya, dengan 52 orang, sehingga pasien positif corona di Jakarta menjadi 210 orang.
"Jawa Barat ada penambahan kasus 2 orang, sehingga total kasus menjadi 26 orang. Kemudian Jawa Tengah ada penambahan kasus 4 orang sehingga total kasus menjadi 12 orang," kata Yuri.
Di Jawa Timur juga terjadi penambahan satu kasus baru, sehingga total menjadi 9 orang. Sementara itu Kalimantan Barat tidak ada penambahan kasus, tetap 2 orang.
Kalimantan Timur bertambah 2 kasus sehingga jumlah totalnya menjadi 3 orang Kepulauan Riau bertambah 2 kasus, sehingga total jadi 3 orang.
Sulawei Utara dinyatakan tidak ada penambahan kasus, atau tetap satu orang. Kemudian penambahan satu orang di Sumatera Utara sehingga jumlahnya menjadi 2 orang.
"Sulawesi Tenggara ada 3 kasus baru, sehingga akumulasi jadi 3 orang. Sulawesi Selatan ada 2 kasus baru sehungga jumlah menjadi 2, Lampung tidak ada penambahan kasus, tetap satu. Kemudian Riau ada penamabahan satu kasus sehingga jumlahnya dua," ungkap Yuri.
Dari jumlah itu total keseluruhan 309 orang. Untuk DKI Jakarta yang dinyatakan pulih sebanyak 4 orang sehingga total yang telah pulih adalah sebanyak 13. Sementara keseluruhan daerah yang dinyatakan sembuh berjumlah 15 orang.
Kasus meninggal dunia 5 orang dari DKI Jakarta sehingga jumlah yang meninggal menjadi 17 orang. Kemudian ada penambahan kasus di Jateng satu orang, sehingga jumlahnya menjadi 3 meninggal, yakni jika ditotalkan yang meninggal dunia adalah 25 orang.
"Maka total kasus kematian adalah 25 persen. Total kematian 25 persen ini kurang lebih adalah sekitar 8 persen dari total kasus yang kita rawat," ucap Yuri.
Yuri menilai angka tersebut cukup tinggi dan akan bergerak dinamis. Diharapkan, angka yang tinggi hari ini tidak meningkat pada hari esok.
"Kemudian mudah-mudahan tidak ada lagi kasus meninggal, artinya persentase ini adalah angka yang posisi hari ini," tandasnya.

Komentar