Rabu, 22 Juli 2026 | 05:01
NEWS

Kurs Tengah Rupiah Melemah Akibat Respons Kebijakan Lockdown Uni Eropa

Kurs Tengah Rupiah Melemah Akibat Respons Kebijakan Lockdown Uni Eropa
Ilustrasi Rupiah (Bisnis.com-Arief Hermawan)

ASKARA - Pada perdagangan Kamis siang (19/3), baik kurs tengah Bank Indonesia (BI) maupun gerak rupiah atas dolar Amerika Serikat di spot sama-sama melemah. 

Kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah atas dolar Amerika Serikat (AS) melemah Rp 489 atau 3,21 persen menjadi Rp 15.712/USD.

Dikutip dari laman BI, kurs jual satu dolar AS hari ini Rp 15.790/USD dan kurs beli Rp 15.633/USD, sehingga diperoleh kurs tengah BI Rp 15.712/USD.

Di pasar spot, pada pukul 11.50 WIB, rupiah melemah Rp 92 ke Rp 15.315/USD.

Direktur PT. TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, selain mewaspadai penyebaran virus corona di Tanah Air, pasar uang juga merespons kebijakan yang akan diambil oleh Uni Eropa (UE).

"UE ditutup 30 hari. Pelaku pasar kecewa. Meski ECB (Bank Sentral Eropa) menggelontorkan stimulus, itu jadi tak ada artinya, karena dengan adanya lockdown pariwisata dan manufaktur terhenti," kata Ibrahim. 

Diketahui, Uni Eropa akan mengeluarkan keputusan melakukan lockdown selama 30 hari, untuk membatasi kemungkinan penyebaran virus corona (Covid-9) lewat pergerakan manusia. Kebijakan lockdown tersebut akan berlaku di 26 negara anggota Uni Eropa.

Terkait dengan kondisi penyebaran virus corona di Indonesia, Ibrahim berharap pemerintah menggelontorkan stimulus ketiga, yang fokus pada pelayanan kesehatan untuk masyarakat di rumah sakit.

"Memberikan insentif pada rumah sakit, dokter (dan petugas kesehatan lainnya) yang yang menangani pasien virus tersebut (corona)," kata Ibrahim. (genpi/lov) 

 

Komentar