Jumat, 19 Juni 2026 | 07:39
NEWS

Zenius Education Gratiskan Akses 80 Ribu Video Pembelajaran

Zenius Education Gratiskan Akses 80 Ribu Video Pembelajaran
Zenius Education. (Youtube)

ASKARA - Merespons kebijakan sejumlah pemerintah daerah menghentikan sementara aktivitas sekolah, Zenius Education sebagai pendidikan berbasis teknologi menggratiskan akses ke 80 ribu video pembelajaran di seluruh platform-nya. 

Chief Executive Officer Zenius Education Rohan Monga mengatakan, saat ini pihaknya berupaya mengerahkan seluruh upaya terbaik. Untuk mendukung kebijakan pemerintah yang sementara waktu harus melakukan kegiatan belajar mengajar jarak jauh.

Selain dapat diakses secara gratis, mayoritas video pembelajaran dihadirkan dengan format whiteboard yang memerlukan kuota internet paling hemat. 

"Diharapkan dapat memudahkan akses seluruh siswa kelas satu sampai 12 untuk belajar mandiri dan mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional," ujarnya kepada media, Senin (16/3).

Pihaknya juga menyediakan akses latihan soal terbesar dengan ratusan ribu contoh soal untuk pembelajaran mandiri siswa. 

Guru pun dapat turut membagikan konten berupa video pembelajaran dan latihan soal kepada siswa dan orang tua murid melalui berbagai platform media sosial yang ada seperti grup WhatsApp. 

Terhitung hingga Maret 2020, Zenius Education memiliki lebih dari 80 ribu video pembelajaran untuk kelas I SD hingga XII SMA sesuai kurikulum nasional. 

"Tidak hanya video materi yang menekankan pemahaman konsep, Zenius juga menyediakan materi latihan soal serta pembahasan kumpulan soal-soal UN," jelas Rohan. 

Seluruh materi ajar dapat diakses secara gratis dalam program #SemuaBisaZenius yang diluncurkan pada Desember 2019 lalu. 

Jika sebelumnya belajar secara mandiri dianggap tidak terarah dan terukur, pihaknya pun merumuskan cara untuk membantu anak belajar mandiri di rumah yang efektif dan efisien, terarah dan terukur. 

"Kami berharap dapat membantu lebih banyak pelajar, pembelajar, dan guru di seluruh Indonesia. Terutama di masa-masa kritis ini," demikian Rohan.

Komentar