Selasa, 09 Juni 2026 | 10:07
NEWS

Nadiem Dukung Langkah Anies Tutup dan Liburkan Sekolah

Nadiem Dukung Langkah Anies Tutup dan Liburkan Sekolah
Nadiem Makarim (Siedoo.com)

ASKARA - Keputusan kepala daerah yang menutup dan meliburkan sekolah untuk menekan dampak penyebaran virus corona didukung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. 

Menurut Nadiem, dampak penyebaran virus corona atau Covid-19 berbeda dari satu wilayah ke wilayah lainnya. 

"Kami siap mendukung kebijakan (liburkan sekolah) yang diambil pemda. Keamanan dan keselamatan peserta didik serta guru dan tenaga kependidikan itu yang utama," ujar Nadiem, dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3).

Nadiem mengatakan, Kemendikbud siap untuk mendukung implementasi penundaan Ujian Nasional (UN) jika diperlukan, selain kebijakan meliburkan sekolah. Hal itu demi memastikan keamanan dan keselamatan semua warga sekolah.

Nadiem mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan di semua lini pemerintahan daerah serta mitra di kalangan swasta.

"Kemendikbud siap dengan semua skenario, termasuk penerapan bekerja bersama-sama untuk mendorong pembelajaran secara daring (dalam jaringan) untuk para siswa," ujar dia.

Kemendikbud mengembangkan aplikasi pembelajaran jarak jauh berbasis portal dan android Rumah Belajar.

Portal Rumah Belajar dapat diakses di belajar.kemdikbud.go.id. Beberapa fitur unggulan yang dapat diakses oleh peserta didik dan guru, di antaranya Sumber Belajar, Kelas Digital, Laboratorium Maya, dan Bank Soal. Rumah Belajar dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat.

Sejumlah pemerintah daerah meliburkan sekolah selama 14 hari karena khawatir dengan penyebaran virus Covid-19.

Seperti diketahui, langkah menutup dan meliburkan sekolah juga telah diputuskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sabtu kemarin (14/3) selama dua pekan. Selain itu, Anies juga menunda penyelenggaraan Ujian Nasional.

"Pemprov DKI memutuskan untuk menutup semua sekolah di lingkungan Pemprov DKI dan akan melakukan proses belajar mengajar dengan metode jarak jauh. Bagi peserta UN juga diputuskan ditunda. Penutupan sekolah berlangsung selama dua minggu dan akan di-review kembali pada minggu kedua," ujar Anies. 

Anies mengambil langkah tersebut untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19) di ibu kota. Dia juga sudah mengajak bicara unsur kesehatan dan dokter.

Komentar