RSUP Persahabatan Rawat 5 Pasien Warga Jakarta Positif Corona
ASKARA - Lima orang dari total 19 orang yang positif terjangkit virus corona (Covid-19) saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan.
Lima pasien positif itu merupakan warga Jakarta dan berjenis kelamin laki-laki.
"Jenis kelaminnya laki-laki. Kelima pasien positif (corona)," ujar Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah ditemui di kantornya, Jakarta Timur, Selasa (10/3).
Rita menyebut, pihak rumah sakit awalnya cuma merawat dua pasien positif corona. Setelah dilakukan pemeriksaan kepada pasien dalam pengawasan (PDP), tiga orang dinyatakan positif corona.
Rita menegaskan, tiga pasien yang dinyatakan positif belakangan, bukan rujukan dari rumah sakit lain.
"Kalau dinyatakan positif, kan, ada pemeriksaan. Itu butuh waktu. Enggak mungkin pasien datang, langsung positif," ucap dia.
Menurut dia, tiga orang yang belakangan dinyatakan positif ini berusia 50 tahun, 55 tahun, dan 49 tahun. Masing-masing ketiganya dinamanakan dengan kasus 14, 18, dan 19.
"Kasus 14 berusia 50 tahun, kasus 18 berusia 55 tahun, dan kasus 19 berusia 49 tahun," kata dia.
Di sisi lain, RS Sulianti Saroso total merawat enam pasien positif corona. Awalnya, rumah sakit di Jakarta Utara ini hanya merawat empat pasien. Setelah dilakukan pemeriksaan medis ke PDP, dua dinyatakan positif corona.
"Jadi, dari empat positif tambah lagi dua menjadi enam (positif corona)," kata Syahril ditemui di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (9/3).
Menurut Syahril, dua pasien positif corona yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso merupakan warga negara asing. Saat disinggung asal negara, dia enggan memerinci lebih lanjut.
"Dua orang baru ini berstatus WNA," ungkap Syahril.
Sebagai informasi, pemerintah telah mengonfirmasi 19 kasus pasien positif Corona di Indonesia. Jumlah ini meningkat pesat dari sebelumnya hanya berjumlah enam.
"Hari ini jumlah kasus yang terkonfirmasi positif sebanyak 19, penjumlahan dari pasien nomor 01-06," kata Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes sekaligus juru bicara penanganan COVID-19 Achmad Yurianto di kantor presiden Jakarta, Senin. (jpnn/lov)

Komentar