Senin, 15 Juni 2026 | 10:45
NEWS

Penanganan Virus Corona Tidak Hanya Tanggung Jawab Seorang Terawan

Penanganan Virus Corona Tidak Hanya Tanggung Jawab Seorang Terawan
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto saat mengunjungi RSPI Sulianti Saroso (Askara/Aprilia Rahapit)

ASKARA - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto menjadi perhatian utama selain Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat virus corona (Covid-19) mewabah. Terlebih, saat virus itu diketahui positif terjangkit oleh dua orang Indonesia. 

Kinerja Terawan dalam mencegah, menangani dan mencari jalan keluar virus corona di Tanah Air pun menjadi sorotan sejumlah kalangan. 

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai, siapapun boleh berpendapat mengenai kinerja Terawan. 

Namun, menurutnya, penilaian akhir kinerja Terawan merupakan hak prerogatif yang hanya dimiliki Presiden Jokowi. Walaupun, wabah corona menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi Terawan. 

"Soal Jokowi tepat atau tidak memilih Terawan sebagai menteri kesehatan itu hak prerogatif Jokowi. Tapi memang Terawan mengalami kesulitan dalam menangani virus corona. Nah, tepat atau tidak, baik atau tidak kinerja seorang menteri bisa dilihat dari kinerjanya dalam menangani kasus berat, seperti corona," ujar Ujang kepada Askara, Minggu (8/3). 

Menurut Ujang, penanganan virus corona tidak seharusnya hanya dibebankan kepada seorang Terawan, melainkan seluruh jajaran kabinet Presiden Jokowi saat ini.

"Pemerintah saat ini kewalahan dalam menangani virus corona. Perhari ini yang terjangkit corona sudah 4 orang, yang awalnya hanya 2 orang. Bahkan diawal pemerintah selalu mengatakan Indonesia zero corona," tandasnya.
 

Komentar