Hujan dan Aktivitas, Ini Tipsnya
ASKARA - Hujan adalah keberkahan. Namun, jika hujan mengguyur dengan intensitas tinggi atau di atas 150 mm/bulan juga bisa berdampak terhadap banyak hal, mulai aktivitas yang terkendala hingga bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan dengan intensitas tinggi atau di atas 300 mm/bulan terjadi di sejumlah daerah.
Lantaran itu, sebelum terjebak hujan sebaiknya mengikuti tips menghadapi musim hujan agar kondisi tetap aman terkendali dan tubuh tetap sehat.
1. Sedia payung
Saat musim hujan tiba pastikan kamu membawa payung di dalam tas. Agar tidak malas membawanya kamu bisa memilih model payung kecil yang ringan dan hemat tempat.
Jangan lupa juga membawa jas hujan jika kamu bepergian menggunakan sepeda motor. Dengan begitu saat hujan tiba kamu tidak kebasahan sehingga tidak mudah terserang flu.
2. Bersihkan rumah
Pada musim hujan biasanya selokan atau got mulai tersumbat karena banyaknya sampah yang ikut terbawa arus.
Kamu bisa membersihkan area luar rumah bersama tetangga dengan mengadakan kerja bakti agar sampah yang menyumbat selokan dapat segera dibersihkan.
Karena kalau sampai sampah tidak diambil maka air dapat meluap dan masuk ke dalam rumah.
3. Tetap berolahraga
Musim hujan biasanya membawa beberapa penyakit seperti flu dan lainnya. Oleh karena itu kamu harus tetap berolahraga sehingga daya tahan tubuhmu bagus dan tidak mudah terserang penyakit.
Kamu bisa berolahraga di dalam rumah dengan lari di tempat, push up, pull up dan melakukan pekerjaan rumah yang membutuhkan banyak tenaga misalnya mengepel lantai.
4. Istirahat cukup
Cuaca yang dingin biasanya membuat kita ingin tidur terus seharian. Kamu boleh kok istirahat yang cukup agar tubuh fit kembali.
Tetapi, jangan tidur terlalu lama dan berlebihan karena akan membuat badan terasa lemas serta otot-otot menegang.
5. Cabut konektor TV
Agar tidak tersambar petir maka kamu perlu mencabut konektor TV dan mematikan daya-nya melalui tombol power serta mencabut penghubung listrik.
Dengan cara ini maka TV kamu terhindar dari resiko tersambar petir.
Apabila petir sudah berlalu kamu bisa menyambung kembali konektor antena TV seperti biasa agar ada hiburan saat di rumah. (genpi/lov)

Komentar