Laga El Clasico, Rivalitas Hambar Dua Tim yang Belum Stabil
ASKARA - Jornada ke-26 Liga Spanyol, mempertemukan Real Madrid dan Barcelona dalam laga bertajuk El Clasico. Pertandingan panas dan sarat gengsi itu menjadi berharga bagi keduanya untuk meraih gelar kampiun Liga Spanyol 2019-2020.
Aktor dan presenter Ibnu Jamil menyebut, sulit untuk memprediksi pertandingan El Clasico kali ini. Lantaran kedua tim mengalami penampilan yang tidak menentu. Bahkan dinilainya rivalitas di antara keduanya telah menurun.
"Semuanya enggak ada yang konsisten. Tapi kali ini value El Clasico berkurang. Terasa hambar karena rivalitas Messi hilang. Enggak ada yang bisa gantiin CR7 dalam hal rivalitas dengan Messi," ujar Ibnu kepada Askara, Minggu (1/3).
Kendati demikian, Ibnu menilai kedua tim bakal mengeluarkan permainan terbaiknya untuk bisa memenangkan pertandingan. Dalam pertandingan ini, Ibnu mendukung Barcelona. Namun peluang untuk menang sama besarnya.
"Inginnya Barcelona. Tapi Setien masih belum menemukan banget permainan. Buat gua 50:50 (peluang menang)," kata pria berusia 37 tahun itu.
Sementara presenter kenamaan Indonesia, Rizky Triyantono atau Kinos berpendapat, pertandingan ini bisa menjadi kesempatan baik bagi Real Madrid. Mengingat laga itu bakal berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Senin (2/3) dini hari WIB.
"Bisa dibilang peluang terbaik Real Madrid buat ngerebut puncak klasemen La Liga dari Barcelona karena bermain di Bernabeu," ucap Kinos.
Namun, Los Blancos -julukan Real Madrid- belakangan ini tidak dalam penampilan terbaiknya. Terbaru, Real Madrid harus menyerah 1-2 dari Manchester City saat leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (27/2).
"Real Madrid lagi berada di fase inkosistensi performa, yaitu hanya 1 kali menang dari 5 pertandingan terakhirnya (semua kompetisi)," jelas suami Nycta Gina itu.
Penampilan serupa dialami juga klub raksasa asal Catalan yakni Barcelona, yang menerima hasil imbang 1-1 saat menghadapi Napoli pada pertama babak 16 besar Liga Champions.
Untuk itu tim asuhan Quique Setien itu bangkit menunjukan penampilan apiknya. Terlebih Barcelona memiliki catatan cukup baik saat bertandang ke markas Real Madrid.
Diketahui, dari 10 laga kandang terakhir menjamu Barcelona di semua kompetisi, Real Madrid menelan enam kali kekalahan. Tim asuhan Zinedine Zidane itu hanya mampu mencatatkan tiga kemenangan dan satu laga lainnya berkesudahan imbang.
"Sama kaya Real Madrid, Barca juga butuh booster buat balikin mental kemenangan karena kemarin abis gagal menang di Liga Champion vs Napoli, enggak gampang, tapi track record Barca di Bernabeu juga engga jelek. 50:50 (peluang menang)," ucap Kinos.
Barcelona saat ini memuncaki klasemen dengan nilai 55. Mereka hanya unggul dua poin dari Real Madrid yang ada di bawahnya. Karenanya pemenang di laga ini otomatis akan memuncaki klasemen.

Komentar