Selasa, 09 Juni 2026 | 00:18
LIFESTYLE

Antisipasi Penyakit di Musim Banjir

Antisipasi Penyakit di Musim Banjir
Ilustrasi banjir (Hellosehat)

ASKARA - Di musim penghujan ada baiknya melakukan langkah antisipatif untuk mencegah penyakit akibat banjir yang kerap melanda lingkungan. 

Sebab, air banjir terkontaminasi beragam bakteri dan meningkatkan risiko penularan penyakit.

Keruhnya air banjir bukan sekadar disebabkan oleh campuran lumpur. Banyak bakteri berukuran mikroskopis yang tersebar yang dapat mengakibatkan beragam penyakit.

Salah satu penyakit yang paling banyak diakibatkan banjir adalah gangguan pencernaan. Air banjir mengandung bakteri seperti E. coli, Salmonella, dan Shigella. Banjir juga membantu penyebaran virus Hepatitis A dan mikroorganisme penyebab tifoid, paratifoid, dan tetanus.

Beberapa gejala umum penyakit di saat dan pasca banjir antara lain diare, mual, muntah, sakit atau kram perut, otot pegal, dan demam.

Penyakit lain yang juga wajib diwaspadai seperti demam berdarah, malaria, leptospirosis, penyakit kulit, dan infeksi saluran penapasan akut (ISPA).

Berikut tindakan antisipasi dan pencegahan penyakit yang bisa dilakukan saat musim banjir;

Konsumsi makanan yang higienis
Masalah gangguan pencernaan dapat mudah menyerang saat musim banjir, terutama kontaminasi melalui makanan. Karena itu sangat penting untuk menjaga makanan tetap higienis. 

Jaga kebersihan diri
Jangan lupa untuk mencuci tangan memakai sabun saat sebelum makan, sebelum memasak, selesai buang air besar dan setelah beraktivitas di luar rumah. Infeksi bakteri dapat secara mudah ditularkan melalui tangan ke tangan atau dari benda yang terkontaminasi.

Konsumsi makanan kaya vitamin dan mineral
Usahakan selalu mengonsumsi makanan kaya nutrisi untuk mendukung daya tahan tubuh dalam menangkal penyakit seperti dengan vitamin A, C, dan D, serta mineral zinc. Juga bisa didapatkan dari sayur-sayuran dan beragam buah. 

Salah satu penyakit yang sering melanda saat banjir adalah demam berdarah. Anda bisa turut mengonsumsi guava atau jambu biji. Kandungan vitamin C di dalamnya memegang peranan penting dalam mendukung daya tahan tubuh, serta melawan infeksi virus dan bakteri. 

Oleskan obat anti nyamuk
Demam berdarah merupakan penyakit yang sangat mungkin menyerang saat musim hujan. Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue.

Selalu oleskan obat anti nyamuk saat beraktivitas. Selain itu, jangan lupa untuk mengenakan pakaian lengan panjang dan celana panjang. 

Gunakan air bersih
Pastikan tetap menggunakan air bersih pada saat memasak makanan, mandi, menyikat gigi. 

Jauhi genangan air
Leptospirosis merupakan penyakit yang umum terjadi pasca banjir. Penularannya disebabkan bakteri leptospira pada tanah maupun air. Biasanya disebabkan oleh hewan yang terinfeksi seperti tikus, kuda, babi, dan lainnya. (dbs/why)

Komentar