Kamis, 02 Juli 2026 | 01:39
LIFESTYLE

Herbal GINKLIN Diklaim Bantu Jaga Kesehatan Ginjal dan Saluran Kemih

Herbal GINKLIN Diklaim Bantu Jaga Kesehatan Ginjal dan Saluran Kemih
Ilustrasi sakit ginjal (Dok Eko TW)

ASKARA - Keluhan anyang-anyangan atau disuria kerap dianggap sepele, padahal kondisi tersebut dapat menjadi tanda awal adanya gangguan pada saluran kemih. Gejalanya berupa keinginan buang air kecil yang terus-menerus, tetapi urine yang keluar sedikit dan disertai rasa perih atau panas saat berkemih.

Menurut keterangan dalam siaran pers, Rabu (1/7/2026), gangguan tersebut umumnya berkaitan dengan infeksi atau peradangan pada saluran kemih. Apabila tidak ditangani dengan baik, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi gangguan yang lebih serius pada kandung kemih maupun ginjal.

Penanganan dini, seperti menjaga kecukupan cairan tubuh dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, dinilai penting untuk membantu mencegah komplikasi. Selain itu, sebagian masyarakat juga memilih mengonsumsi produk herbal sebagai pelengkap dalam menjaga kesehatan saluran kemih.

Salah satu produk yang diperkenalkan adalah GINKLIN, suplemen herbal berbentuk kapsul yang mengandung kombinasi ekstrak Kumis Kucing (Orthosiphonis stamineus), Tempuyung (Sonchus arvensis), dan Keji Beling (Strobilanthes crispus). Ketiga tanaman tersebut telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional Indonesia.

Berdasarkan informasi produsen, GINKLIN telah memiliki izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikasi halal. Produk ini diklaim membantu melancarkan buang air kecil, menjaga kesehatan ginjal dan saluran kemih, membantu meluruhkan batu saluran kemih, serta membantu mengurangi keluhan anyang-anyangan.

Aturan konsumsi yang dianjurkan adalah satu hingga dua kapsul, tiga kali sehari setelah makan, disertai konsumsi air putih yang cukup, sekitar dua liter per hari.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala yang menetap atau semakin berat. Jika keluhan buang air kecil disertai demam, nyeri hebat, urine berdarah, atau tidak membaik, penderita sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Komentar