RS Siloam Group Koordinasi dengan Kemenkes Hadapi Kemungkinan Corona
ASKARA - Penyebaran virus corona (Covid-19) hingga kini masih terus mengancam. Sejumlah negara disibukkan mengatasi warganya yang terindikasi. Lalu bagaimana kesiapan rumah sakit Indonesia, khususnya RS Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC) Siloam?
Wakil Presiden Direktur PT Siloams Hospitals Group, Caroline Riady mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan mengikuti arahan dari kementerian kesehatan. Namun, segala bentuk kesiapan sudah dilakukan dengan pasti.
"Tentu screening sudah diberlakukan di setiap rumah sakit, di berbagai titik dan kita terus meningkatkan kewaspadaan, jadi ini adalah bentuk kerja sama dari rumah swasta dan dari pemerintah yang dipimpin oleh kementerian kesehatan sendiri," ungkapnya di Plaza Semanggi, Jakarta Pusat, Minggu (23/2).
Caroline menuturkan, virus corona sangat berkaitan dengan kekuatan imun dalam tubuh. Artinya, penyebaran virus ini juga sangat bergantung terhadap seberapa kuat ketahanan dalam tubuh seseorang. Pihaknya pun berharap obat untuk mengatasi virus ini segera ditemukan.
"Banyak eksperimen dan studi yang sudah dilakukan di China di mana memang penyakit corona paling marak tetapi belum ada sesuatu yang konklusi sekali, kami tunggu semoga ditemukan entah pengobatannya atau vaksinnya untuk memastikan tidak menyebar yang lebih luas lagi, tapi untuk saat ini penanganan untuk corona kebanyakan adalah psikomatik," ujarnya.
Sejauh ini, dalam penanganan belum ada yang terindikasi positif virus corona di RS Siloam. Pemantauan ketat terus dilakukan sesuai tahapan jika ada yang ter-suspect.
"Ada tahapan-tahapan ya ada di dalam pemantauan, ada yang sudah menjadi suspect, dan harus dirujuk, ada yang suspect dan menunggu konfirmasi, tetapi yang terkonfirmasi tidak ada, yang suspect tapi dalam pemantauan tentu harus dong karena kita sudah waspada jadi kalau suspect ya sudah ada suspect dan dalam pemantauan ya. tapi yang konfirm tidak ada," tuturnya.
Caroline menegaskan, pihaknya siap menangani virus ini meskipun tak berharap adanya terkonfirmasi positif terinveksi. Masyarakat pun diimbau tetap menjaga imun tubuh, hal ini bisa diperkuat dengan menjaga kebersihan, mulai dari hal kecil seperti cuci tangan hingga istirahat yang cukup.
"Pencegahan yang terbaik yang pertama nggak ada rahasianya, cuci tangan yang baik tidur yang cukup, istirahat yang cukup makan yang sehat, jaga kesehatan tubuh. Karena pada akhirnya Tuhan menciptakan tubuh kita ini mempunyai kemampuan untuk bisa melawan bakteri dan virus yang ada di udara," kata dia.
"Banyak sekali bakteri dan virus yang ada di udara kita juga nggak tahu tapi pada saat kita menjaga kesehatan itu adalah modal utama untuk kita bisa mencegah terjadi infeksi," tandasnya.

Komentar