Selasa, 09 Juni 2026 | 16:42
NEWS

Digitalisasi Pendidikan Bukan dari Metode Pembayaran

Digitalisasi Pendidikan Bukan dari Metode Pembayaran
Ilustrasi Gopay (Kompas)

ASKARA - Pembayaraan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) kini sudah dapat dilakukan dengan cara elektronik, termasuk lewat Gopay.

Hal tersebut menuai tanggapan beragam masyarakat dan praktisi pendidikan. 

Pengamat pendidikan Doni Koesoema mengatakan, fitur itu ada setelah Nadiem Makarim menjabat menteri pendidikan dan kebudayaan. Dikhawatirkan ada penyalahgunaan kekuasaan, karenanya Nadiem perlu menegur pihak Gopay. 

"Saya rasa ada penyalahgunaan kekuasaan secara tidak langsung. Nadiem punya tanggung jawab moral untuk menegur tim Gopay," ujar Doni saat dihubungi redaksi, Selasa (18/2).

Metode pembayaran digital sudah bisa dilakukan di bank umum, tidak harus melalui Gopay. Yang menjadi masalah bukan digitalisasinya tapi penggunaan Gopay sebagai aplikasi online. Tentu berpotensi adanya konflik kepentingan, mengingat Nadiem merupakan pendiri perusahaan yang menaungi Gopay.  

"Disalahgunakan dalam arti mempergunakan kekuasaan untuk kepentingan diri dan kelompoknya. Mekanisme teknologinya sendiri tidak salah," kata Doni. 

Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim juga mempertanyakan pembayaran SPP sekolah melalui Gopay bisa meningkatkan kualitas pendidikan. Bukankah mengubah saldo rekening ke Gopay memerlukan biaya tambahan.

Menurutnya, hal itu lebih pada kemampuan perusahaan menangkap peluang. Tak ada yang bisa disalahkan.

"Tapi dari sisi manfaat hanya sekadar memudahkan. Tak ada bedanya dengan transfer perbankan kecuali jika diwajibkan hanya boleh jadi bayar pakai Gopay, itu berdampak besar ke Gojek," papar Ramli. 

Digitalisasi dunia pendidikan harusnya terhadap penggunaan teknologi dalam proses balajar mengajar. Sehingga tidak berpengaruh besar metode pembayaran SPP dengan fitur itu terhadap kualitas pendidikan. 

"Bukan keliru juga tapi tak ada pengaruhnya. Digitalisasi sekolah arahnya adalah penggunaan teknologi pembelajaran bukan pembayaran," kata Ramli. 

Sebelumnya, Senior Vice President Sales Gopay Arno Tse mengatakan, metode pembayaran biaya pendidikan tersebut memudahkan orang tua murid karena dapat dilakukan di mana saja.

Pembayaran dapat dilakukan melalui aplikasi Gojek di fitur GoBills. Tidak hanya membayar SPP, pembayaran pendidikan lain seperti buku, seragam, dan kegiatan ekstrakurikuler juga bisa melalui Gopay.

"Layanan terbaru ini membebaskan orang tua dan wali murid untuk membayar pendidikan anak di mana saja dan kapan saja tanpa harus hadir ke sekolah. Orang tua yang sibuk dapat fokus dengan kepentingan lain seperti pekerjaan tanpa khawatir akan melewatkan tenggat pembayaran," jelas Arno.

Komentar