Kata Lion Air Soal Penumpang dari Wuhan ke Denpasar
ASKARA - Pihak Lion Air menyampaikan satu penumpang dari Kota Wuhan, Tiongkok yang melakukan penerbangan dengan tujuan Denpasar tanggal 22 Januari tidak terindikasi virus corona.
Terhadap penumpang tersebut juga telah dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur standar.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, penerbangan Lion Air dengan nomor JT-2618 sudah dipersiapkan dengan baik.
Pemberangkatan sesuai jadwal pukul 17.05 waktu Kota Wuhan dan mendarat di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai pukul 22.55 WIT.
Sebelum keberangkatan, seluruh kru dan penumpang menjalani pemeriksaan kesehatan berdasarkan ketentuan. Dalam penerbangan, pesawat membawa dua pilot, satu kopilot, enam awak kabin, dua teknisi dan 188 penumpang.
Mengenai informasi satu penumpang dari Wuhan dikabarkan terindikasi corona, pihaknya menerima keterangan setelah pemerikaaan seluruh awak pesawat dan penumpang. Ternyata hasilnya tidak terindikasi.
Pemeriksaan dan pengecekan oleh tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
"Dinyatakan tidak terindikasi (tidak memiliki tanda-tanda) terkena virus dimaksud," kata Danang kepada media, Kamis (13/2).
Ketika pesawat berada pada pelataran parkir bandara, petugas teknisi bekerja sama dengan pihak terkait melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman atau disinfectant spray sesuai prosedur yang berlaku.
Hal itu sebagai upaya memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan udara kepada
awak pesawat dan penumpang.
"Terutama tindakan antisipasi sesuai pemberitahuan dari otoritas setempat mengenai dampak wabah virus corona," jelas Danang.
Lion Air rute tersebut mengoperasikan tiga kali layanan dalam sepekan yakni Rabu, Jumat dan Minggu. Pada 22 Januari masih melayani penerbangan dari Denpasar ke Wuhan dan sebaliknya.
Sementara operasional penerbangan Lion Air rute Denpasar ke Wuhan bertujuan untuk pemulangan penumpang pada Jumat (24/ 1) dan Minggu (26/1).
"Penerbangan Wuhan ke Denpasar dioperasikan sebagai ferry flight yakni hanya membawa kru dan tidak menerbangkan tamu atau penumpang," ujar Danang.
Sesuai dengan pemberitahuan resmi otoritas di Wuhan bahwa status bandar udara hanya diperbolehkan melayani kedatangan untuk keberangkatan.
Lion Air juga sudah melakukan penghentian atau pembatalan sementara penerbangan internasional pergi-pulang rute dari dan ke Wuhan mulai Rabu (29/1) hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Komentar